Pria Paruh Baya di Manado Ini Kritis Ditikam Saudara Sendiri

loading...
Pria Paruh Baya di Manado Ini Kritis Ditikam Saudara Sendiri
Pelaku penusukan berhasil diamankan petugas. FOTO: Inews.tv/Subhan Sabu
MANADO - Marten Mogama (57) dalam kondisi kritis usai ditikam Sandy Mogama (27) yang masih tergolong kerabat dekatnya sendiri.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sawangan, Kecamatan Tombulu, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis 10 September 2020 sekira pukul 22.00 wita.

Kronologis kejadian berawal pada 10 September 2020 sekitar pukul 17.00 Wita, di mana saat itu terduga pelaku, Sandy Mogama (27) bersama dengan teman-temannya sedang berkumpul dan minum minuman keras serta memutar musik dengan keras di depan rumah korban, Marten Mogama (57).

Sekitar pukul 22.00 korban menegur agar suara musik dimatikan karena mengganggu orang-orang yang sedang beristirahat, namun teguran korban yang masih bersaudara dengan terduga itu tidak dipedulikan.



"Korban kemudian mencabut aliran listrik dari alat musik yang diambil dari rumah korban," ujar Wakatimsus Maleo AKP Frelly Sumampow, Jumat (11/9/2020).(Baca juga : Aniaya Teman Sendiri Pakai Parang, Deky Dibekuk Tim Maleo)

Terduga pelaku rupanya tersinggung atas tindakan korban. Terduga kemudian pulang kerumahnya dan mengambil pisau badik dengan ukuran 40 cm dan lebar 2,5 cm kemudian kembali kerumah korban yang saat itu sudah beristirahat dalam kamarnya.

"Terduga kemudian mendobrak pintu kamar yang dalam keadaan terkunci dan langsung menikam korban sebanyak dua kali, di bagian dada kiri dan tangan kanan," kata AKP Frelly.



Usai melakukan aksinya, terduga pelaku juga turut membantu mengantar korban ke Rumah Sakit Advent Teling, Manado.

Tim 1 Maleo Polda Sulut dibawah pimpinan Iptu Fadhly yang mendapat informasi penikaman tersebut berkoordinasi dengan Polsek Tombulu melakukan pulbaket dan berhasil mengamankan pelaku di RS Advent Teling.

"Pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polsek Tombulu untuk proses lebih lanjut sementara korban masih dalam kondisi kritis akibat luka tikaman yang diderita, saat ini sedang dilakukan perawatan insentif di RS. Advent Manado," pungkas AKP Frelly.(Baca juga : Rasakan Nikmatnya Pepes Ikan Mujair Nettizen Manado)
(nun)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top