Terdampak COVID-19, 40 Karyawan RS Bhakti Wara di PHK
Rabu, 09 September 2020 - 15:59 WIB
loading...
Para karyawan RS Bhakti Wara Pangkalpinang, yang di PHK termenung melihat surat keputusan yang dikeluarkan pihak yayasan, Rabu (9/9/2020). Foto/iNews/Haryanto
A
A
A
PANGKALPINANG - Yayasan Rumah Sakit Bhakti Wara Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ) kepada 40 orang karyawannya, Rabu (9/9/2020).
(Baca juga: Wanita-wanita Seksi Terjaring Razia, 2 Positif Narkoba )
PHK yang dilakukan di tengah ganasnya pandemi COVID-19 tersebut, dilakukan oleh pihak yayasan dengan alasan mereka mengalami krisis keuangan akibat pandemi COVID-19 .
Ketua Yayasan Rumah Sakit Bhakti Wara, Ben Sorliam Nasiub mengatakan, sebelum dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) PHK , pihaknya telah melakukan sosialisasi lebih dulu.
"Kami mencoba untuk bertahan, tapi kondisi keuangan yang defisit tidak memungkinkan kami untuk melanjutkan dengan kondisi karyawan seperti semula," kata Ben. (Baca juga: Aksi Mahasiswa AKNIRA di Kantor Bupati Disusupi Anggota DPRD? )
COVID-19 sebut dia, menjadi pemicu hal ini terjadi. " COVID-19 telah memporak-poranda semua sektor. Rumah sakit ini tempat orang sakit, orang berfikir disana (rumah sakit,-red) sarangnya penyakit jadi buat orang enggan kerumah sakit," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu karyawan yang di PHK , Yasi Purwanto, mengaku kecewa dengan sikap yayasan karena pesangon yang didapat tidak sesuai dengan masa kerjanya.
(Baca juga: Wanita-wanita Seksi Terjaring Razia, 2 Positif Narkoba )
PHK yang dilakukan di tengah ganasnya pandemi COVID-19 tersebut, dilakukan oleh pihak yayasan dengan alasan mereka mengalami krisis keuangan akibat pandemi COVID-19 .
Ketua Yayasan Rumah Sakit Bhakti Wara, Ben Sorliam Nasiub mengatakan, sebelum dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) PHK , pihaknya telah melakukan sosialisasi lebih dulu.
"Kami mencoba untuk bertahan, tapi kondisi keuangan yang defisit tidak memungkinkan kami untuk melanjutkan dengan kondisi karyawan seperti semula," kata Ben. (Baca juga: Aksi Mahasiswa AKNIRA di Kantor Bupati Disusupi Anggota DPRD? )
COVID-19 sebut dia, menjadi pemicu hal ini terjadi. " COVID-19 telah memporak-poranda semua sektor. Rumah sakit ini tempat orang sakit, orang berfikir disana (rumah sakit,-red) sarangnya penyakit jadi buat orang enggan kerumah sakit," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu karyawan yang di PHK , Yasi Purwanto, mengaku kecewa dengan sikap yayasan karena pesangon yang didapat tidak sesuai dengan masa kerjanya.
Lihat Juga :