Tak Kunjung Diperbaiki, Ruas Jalan Wajo-Bone Terancam Terputus
Minggu, 03 Mei 2020 - 20:44 WIB
loading...
Ruas jalan di Kabupaten Wajo-Bone terabaikan. Badan jalan semakin hari mengalami penyempitan akibat terkikis arus Sungai Walannae. Foto: SINDOnews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - Ruas jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Wajo dan Bone mengalami penyempitan dan terancam ambles akibat terkikis arus Sungai Walannae. Pengerjaan penanganan longsor yang telah dijadwalkan pada Februari 2020, terhambat pandemi COVID-19.
Warga Dusun Labembe, Desa Tawaroe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Haji Djafar memprediksi, jalan nasional yang menghubungkan dua kabupaten itu, sudah tidak bisa dilalui kendaraan dalam kurun waktu tiga bulan ke depan.
Hal tersebut didasarilantaran luas ruas jalan yang terus terkikis akibat arus Sungai Walannae.
"Saya bersama warga setempat, setiap harinya mengatur antrian kendaraan di sini, sebab jalan ini sejak tahun lalu mengalami longsor dan hanya bisa dilalui satu mobil. Setiap hari badan jalan hilang 5 cm akibat terkikis arus sungai. Kalau tidak segera dikerjakan, tiga bulan ke depan jalan nasional Wajo-Bone akan lumpuh total," jelasnya.
Baca juga: Warga Sesalkan Lambannya Pengerjaan Proyek Penanganan Longsor Wajo-Bone
Warga Dusun Labembe, Desa Tawaroe, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Haji Djafar memprediksi, jalan nasional yang menghubungkan dua kabupaten itu, sudah tidak bisa dilalui kendaraan dalam kurun waktu tiga bulan ke depan.
Hal tersebut didasarilantaran luas ruas jalan yang terus terkikis akibat arus Sungai Walannae.
"Saya bersama warga setempat, setiap harinya mengatur antrian kendaraan di sini, sebab jalan ini sejak tahun lalu mengalami longsor dan hanya bisa dilalui satu mobil. Setiap hari badan jalan hilang 5 cm akibat terkikis arus sungai. Kalau tidak segera dikerjakan, tiga bulan ke depan jalan nasional Wajo-Bone akan lumpuh total," jelasnya.
Baca juga: Warga Sesalkan Lambannya Pengerjaan Proyek Penanganan Longsor Wajo-Bone
Lihat Juga :