Sambil Pakai Topeng Ultraman, Pelanggar Protokol Kesehatan Disuruh Bersihkan Kuburan
Selasa, 08 September 2020 - 16:33 WIB
loading...
A
A
A
Kapolsek Wonoayu AKP Rohmawati Laila mengatakan, razia masker seperti itu rutin dilakukan di setiap desa yang ada di Kecamatan Wonoayu secara bertahap. Namun waktunya tidak menentu, yakni pagi, siang, sore bahkan bisa juga malam hari.
"Para pelanggar diberikan sangsi sosial sebagai efek jera di antaranya membersihkan makam di Desa Simo Angin-angin, berdoa di makam setempat, membeli masker bagi yang tidak memakai masker dan kendaraannya ditinggal di lokasi razia kemudian baru boleh diambil setelah mendapatkan masker,” kata Lela sapaan akrab Kapolsek Wonoayu.
Para pelanggar diberikan seragam topeng super hero agar hal itu jangan sampai diartikan sebagai hukuman. Tetapi sebagai pahlawan memerangi COVID-19. “Ini bukan hukuman, melainkan agar mereka jera dan masyarakat sekitar mampu disiplin menggunakan masker,” tegasnya.
Adi, salah satu warga yang tidak menggunakan masker menuturkan, dia harus berjalan dua kilometer untuk mendapatkan masker dan kembali ke kantor desa untuk mengambil motornya. Menurutnya, kejadian ini membuatnya jera. (BACA JUGA: Catat dan Ingat! Aulia: 2 Tahun Tak Ada Kemajuan di Medan Utara, Saya Mundur dari Jabatan)
"Kapok saya mas, karena harus mencari masker dulu sejauh dua kilometer. Ke depan saya akan memakai masker saat keluar rumah," tuturnya.
"Para pelanggar diberikan sangsi sosial sebagai efek jera di antaranya membersihkan makam di Desa Simo Angin-angin, berdoa di makam setempat, membeli masker bagi yang tidak memakai masker dan kendaraannya ditinggal di lokasi razia kemudian baru boleh diambil setelah mendapatkan masker,” kata Lela sapaan akrab Kapolsek Wonoayu.
Para pelanggar diberikan seragam topeng super hero agar hal itu jangan sampai diartikan sebagai hukuman. Tetapi sebagai pahlawan memerangi COVID-19. “Ini bukan hukuman, melainkan agar mereka jera dan masyarakat sekitar mampu disiplin menggunakan masker,” tegasnya.
Adi, salah satu warga yang tidak menggunakan masker menuturkan, dia harus berjalan dua kilometer untuk mendapatkan masker dan kembali ke kantor desa untuk mengambil motornya. Menurutnya, kejadian ini membuatnya jera. (BACA JUGA: Catat dan Ingat! Aulia: 2 Tahun Tak Ada Kemajuan di Medan Utara, Saya Mundur dari Jabatan)
"Kapok saya mas, karena harus mencari masker dulu sejauh dua kilometer. Ke depan saya akan memakai masker saat keluar rumah," tuturnya.
(vit)
Lihat Juga :