Banyak Driver Ojol Takut Ikut Demo Gara-gara Dapat Tekanan
loading...
A
A
A
"Kami mengawal Pak Menteri dan Pak Wamenaker untuk mewujudkan bahwa kami akan mendapatkan THR tahun ini sesuai tuntutan kami, kami harus mendapatkan THR berupa uang, bukan berupa bahan pokok," ujar Lily.
Dia menambahkan, pihaknya juga menuntut dihapuskannya Aceng dan slot lantaran dinilai merugikan driver ojol. Pasalnya, mereka seolah diperbudak lantaran Aceng dan slot mengenakan tarif yang sangat murah dan ada pengkotak-kotakan wilayah.
"Aceng itu adalah angkutan jarak jauh maupun dekat, ongkosnya hanya Rp5 ribu, itu sangat merugikan, jarak tempuh maupun pengambilannya pun sangat merugikan kami. Slot ada wilayah, misalkan wilayah Rawamangun penuh, kami dipindah ke Kelapa Gading, itu jarak jauh dari rumah jarak tempuhnya sangat jauh," katanya.
Sekadar diketahui, para ojol tiba di depan Kantor Kemenaker sekitar pukul 10.50 WIB dengan membawa satu buah mobil komando. Puluhan driver online tersebut lantas melakukan aksinya di halaman depan Kemenaker dengan pengamanan dari puluhan personel kepolisian.
Mereka tampak membawa sejumlah spanduk dan kardus yang dijadikan sebagai banner dengan bertulisan berbagai aspirasinya, di antaranya berkaitan THR, potongan dari aplikator, dan lainnya.
Meski terdapat aksi demo, arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di depan Kemenaker tampak ramai lancar, baik dari arah Semanggi menuju Cawang maupun sebaliknya. Tak ada penutupan jalan di Jalan Gatot Subroto lantaran massa aksi menggelar aksinya tak sampai ke jalanan. Mereka melakukan aksi secara tertib di halaman depan kantor tersebut.
(rca)
Lihat Juga :