Kisah Pemberontakan Mengerikan di Awal Kertanegara Jadi Raja Singasari
Rabu, 12 Februari 2025 - 06:18 WIB
loading...
Penjahat kawakan di Singasari bernama Caya Raja konon memberontak ke Raja Kertanegara. FOTO ILUSTRASI/IST
A
A
A
PENJAHATkawakan di Singasari bernama Caya Raja konon memberontak ke Raja Kertanegara . Pemberontakan ini terjadi saat Singasari awal-awal dipimpin oleh Kertanagara, dan baru merintis pemerintahan.
Pemberontakan ini nyaris membuat stabilisasi kerajaan terganggu. Bahkan pemberontakan yang dilakukan oleh Caya Raja atau Kalana Bhaya, ini juga mengganggu stabilitas keamanan masyarakat, yang membuat Kertanegara mengambil langkah tegas.
Hal ini dilakukan demi misinya memperluas wilayah kekuasaan Singasari hingga ke Semenanjung Malaya atau Melayu, bisa terealisasi. Apalagi Kertanegara sudah merencanakan melakukan ekspansi ke luar Pulau Jawa.
Baca juga: Perseteruan 2 Keraton hingga Pemberontakan Mertua Pangeran Diponegoro Bikin Gubernur Jenderal Belanda Pusing
Maka keputusan menumpas pemberontakan ini adalah satu-satunya jalan. Sebagaimana dikutip dari buku "Menuju Puncak Kemegahan Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit", Kertanegara berhasil membinasakan Kalana Bhaya. Konon penumpasan ini terjadi di awal-awal kekuasaan Kertanegara.
Peristiwa pemberontakan ini bahkan dimuat dalam naskah kuno Panji Wijayakrama pupuh 1 / 10 yang juga mencatatkan pemberontakan kalana (penjahat) yang bernama Bhayangkara terhadap Raja Kertanegara. Pada umumnya, Panji Wijayakrama dan Kidung Rangga Lawe agak panjang dalam uraiannya tentang pemberontakan kalana Bhayangkara.
Tetapi baik dari Negarakertagama, Pararaton, maupun Panji Wijayakrama, didapati pemberitaan peristiwa yang sama. Namun nama pemberontaknya agak berbeda. Di Kakawin Pararaton, pemberontakan Kalana Bhaya disebutkan dapat ditumpas Kertanegara di awal masa pemerintahannya.
Pemberontakan ini nyaris membuat stabilisasi kerajaan terganggu. Bahkan pemberontakan yang dilakukan oleh Caya Raja atau Kalana Bhaya, ini juga mengganggu stabilitas keamanan masyarakat, yang membuat Kertanegara mengambil langkah tegas.
Hal ini dilakukan demi misinya memperluas wilayah kekuasaan Singasari hingga ke Semenanjung Malaya atau Melayu, bisa terealisasi. Apalagi Kertanegara sudah merencanakan melakukan ekspansi ke luar Pulau Jawa.
Baca juga: Perseteruan 2 Keraton hingga Pemberontakan Mertua Pangeran Diponegoro Bikin Gubernur Jenderal Belanda Pusing
Maka keputusan menumpas pemberontakan ini adalah satu-satunya jalan. Sebagaimana dikutip dari buku "Menuju Puncak Kemegahan Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit", Kertanegara berhasil membinasakan Kalana Bhaya. Konon penumpasan ini terjadi di awal-awal kekuasaan Kertanegara.
Peristiwa pemberontakan ini bahkan dimuat dalam naskah kuno Panji Wijayakrama pupuh 1 / 10 yang juga mencatatkan pemberontakan kalana (penjahat) yang bernama Bhayangkara terhadap Raja Kertanegara. Pada umumnya, Panji Wijayakrama dan Kidung Rangga Lawe agak panjang dalam uraiannya tentang pemberontakan kalana Bhayangkara.
Tetapi baik dari Negarakertagama, Pararaton, maupun Panji Wijayakrama, didapati pemberitaan peristiwa yang sama. Namun nama pemberontaknya agak berbeda. Di Kakawin Pararaton, pemberontakan Kalana Bhaya disebutkan dapat ditumpas Kertanegara di awal masa pemerintahannya.
Lihat Juga :