Harta Kekayaan Taufik Eko, Kaprodi Anestesiologi FK Undip Tersangka Kematian Dokter Aulia Risma Rp9,7 Miliar

Rabu, 25 Desember 2024 - 16:18 WIB
loading...
Harta Kekayaan Taufik...
Harta kekayaan dr Taufik Eko Nugroho, Kaprodi Anestesiologi FK Undip yang ditetapkan jadi tersangka kasus kematian dr Aulia Risma Lestari mencapai Rp9,7 miliar. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
SEMARANG - Harta kekayaan dokter (dr) Taufik Eko Nugroho menjadi ulasan menarik untuk diketahui setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian dr. Aulia Risma Lestari, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi FK Universitas Diponegoro (Undip).

Taufik Eko adalah Kepala Program Studi (Kaprodi) Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip).

Baca juga: Kaprodi Anestesiologi FK Undip Jadi Tersangka Kematian Dokter Aulia Risma

Penetapan Taufik Eko sebagai tersangka dilakukan Penyidik Ditreskrimum Polda Jateng setelah melakukan penyidikan selama beberapa waktu ke belakang.

Penyidik Ditreskrimum Polda Jateng menetapkan 3 tersangka dengan masing-masing inisial TE, SM dan Zr. Adapun tersangka TE diketahui sebagai Taufik Eko yang saat ini menjabat Kepala Program Studi (Kaprodi) Anestesiologi FK Undip.

“Iya (Taufik Eko – Kaprodi Anestesiologi FK Undip),” kata kuasa hukum keluarga korban, Misyal Achmad, Selasa (24/12/2024) siang.

Harta Kekayaan Dokter Taufik Eko


Taufik Eko Nugroho merupakan Kepala Program Studi (Kaprodi) Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip). Menariknya, ia juga diketahui sebagai alumni dari kampus tempatnya bekerja saat ini.

Baca juga: 3 Senior dr Aulia Risma di PPDS FK Undip Dijerat Pasal Berlapis

Taufik dulunya adalah lulusan Sarjana Kedokteran FK Undip tahun 2005. Dua tahun berselang, ia melanjutkan pendidikan profesi untuk mendapatkan gelar dokter.



Setelahnya, Taufik melanjutkan pendidikan spesialisasi dan berhasil mendapatkan gelar Spesialis Anestesi pada 2012.

Selain menjadi Kaprodi Anestesiologi Undip, ia juga diketahui berpraktik sebagai Dokter Spesialis Anestesi di beberapa rumah sakit.

Soal kekayaan, Taufik Eko pernah melaporkan harta kekayaan melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara (LHKPN) KPK. Terakhir kali, ia melapor pada 31 Maret 2023 untuk Periodik 2022.

Pada datanya, Taufik Eko mencantumkan nilai kekayaan sebesar Rp9.723.900.000 atau Rp9,7 miliar.

Berikut rinciannya:

A. Tanah dan Bangunan: Rp5.325.000.000

1. Tanah dan Bangunan Seluas 140 M2/70 M2 di Kab/Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp500.000.000

2. Tanah Seluas 485 M2 di Kab/Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp250.000.000

3. Tanah dan Bangunan Seluas 143 M2/56 M2 di Kab/Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp600.000.000

4. Tanah dan Bangunan Seluas 142 M2/60 M2 di Kab/Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp1.000.000.000

5. Tanah dan Bangunan Seluas 60 M2/100 M2 di Kab/Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp450.000.000

6. Tanah Seluas 163 M2 di Kab/Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp260.000.000

7. Tanah dan Bangunan Seluas 180 M2/100 M2 di Kab/Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp1.500.000.000

8. Tanah dan Bangunan Seluas 78 M2/60 M2 di Kab/Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp165.000.000

9. Tanah Seluas 200 M2 di Kab/Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp600.000.000

B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp100.000.000


1. Mobil, Suzuki Ertiga Mpv Tahun 2013, Hasil Sendiri Rp100.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya: Rp433.700.000

D. Surat Berharga: Rp1.350.000.000

E. Kas dan Setara Kas: Rp1.995.200.000

F. Harta Lainnya: Rp520.000.000

G. Total Harta Kekayaan: Rp9.723.900.000

Demikian ulasan mengenai harta kekayaan dokter Taufik Eko, Kaprodi Anestesi FK Undip yang jadi tersangka kematian Aulia Risma.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
Lawan Perundungan di...
Lawan Perundungan di Sekolah, Wilmar Masukkan Program Anti-Bullying di Kurikulum
Mahasiswa Undip Dikeroyok...
Mahasiswa Undip Dikeroyok 30 Orang, Sahroni: Polisi Harus Tindak Tegas Pelaku!
Siswa SMP Sungai Raya...
Siswa SMP Sungai Raya Lempar Molotov ke Sekolah, Densus 88 Antiteror: Pelaku Dendam Dibully
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
MA Tolak Kasasi Dokter...
MA Tolak Kasasi Dokter Taufik Eko Nugroho Terkait Kasus Pemerasan di PPDS Kedokteran Undip
Rekomendasi
Hong Kong Hadirkan Festival...
Hong Kong Hadirkan Festival Pixar hingga Duel Klub Eropa Musim Panas
Bisnis Indonesia Awards...
Bisnis Indonesia Awards Harapkan Pemenang Kategori Bisa Hadapi Tantangan di Tengah Situasi Dinamis
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
Berita Terkini
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
Jalankan Putusan Menag,...
Jalankan Putusan Menag, UIN Jakarta Resmi Integrasikan SMA/SMK Triguna Hari Ini
Koops TNI Habema Evakuasi...
Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
Oknum Polisi di Jateng...
Oknum Polisi di Jateng Siksa Perempuan, Korban Disiram Air Keras hingga Dicekoki Narkoba
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved