Pertama Kali, UNS Solo Gelar Wisuda Secara Online
Sabtu, 02 Mei 2020 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, banyak orang semakin tekun beribadah mengingat Tuhan, intropeksi diri, istirahat cukup, memiliki waktu yang panjang berkumpul dengan keluarga, sehingga bumi akhirnya punya waktu untuk istirahat dari berbagai paparan polusi udara, jalanan yang lengang, dan masih banyak lagi perubahan drastis yang terjadi di bumi ini.
Ketiga, dunia pendidikan menjadi akrab dengan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran dan kegiatan non akademis lainya. Cara-cara baru mengelola perguruan tinggi harus ditempuh, termasuk yang dilakukan UNS saat ini. Dosen dituntut harus menguasai komunikasi online Synchronous dan Asynchronous untuk mendukung perkuliahan dan ujian-ujian. Juga harus piawai memainkan gawai Zoom Cloud Meeting, WhatsApp group, Google Classroom, SPADA, Open Course Ware (OCW) dan lain-lain.
Sementara itu, susunan acara wisuda secara daring, meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembukaan oleh Rektor, laporan Wakil Rektor Bidang Akademik dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Rektor.
Pewisudaan oleh rektor secara simbolis dimulai dengan Rektor mewisuda wakil wisudawan diikuti oleh seluruh wisudawan. Wisudawan Progam Diploma dan Sarjana memindahkan kucir toga dipindahkan oleh bapak/ibu/wali masing-masing, wisudawan Program S2, S3, PPDS, dan Program Profesi kucir tidak perlu dipindahkan. Lalu dilanjutkan pelantikan wisudawan oleh Rektor, pembacaan Prasetya alumni, amanat Rektor, doa dan penutup.
Dalam wisuda daring, Panglima TNI Marsekal Dr (H.C) Hadi Tjahjanto memberikan orasi ilmiahnya. Panglima TNI menyampaikan dengan menganologikan sebuah peperangan dan COVID-19 ini sebagai musuh. Untuk itu, bangsa Indonesia harus menggerakkan seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) dan semua elemen di negeri ini bersatu untuk bersama-sama melawan Covid-19.
Ketiga, dunia pendidikan menjadi akrab dengan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran dan kegiatan non akademis lainya. Cara-cara baru mengelola perguruan tinggi harus ditempuh, termasuk yang dilakukan UNS saat ini. Dosen dituntut harus menguasai komunikasi online Synchronous dan Asynchronous untuk mendukung perkuliahan dan ujian-ujian. Juga harus piawai memainkan gawai Zoom Cloud Meeting, WhatsApp group, Google Classroom, SPADA, Open Course Ware (OCW) dan lain-lain.
Sementara itu, susunan acara wisuda secara daring, meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembukaan oleh Rektor, laporan Wakil Rektor Bidang Akademik dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Rektor.
Pewisudaan oleh rektor secara simbolis dimulai dengan Rektor mewisuda wakil wisudawan diikuti oleh seluruh wisudawan. Wisudawan Progam Diploma dan Sarjana memindahkan kucir toga dipindahkan oleh bapak/ibu/wali masing-masing, wisudawan Program S2, S3, PPDS, dan Program Profesi kucir tidak perlu dipindahkan. Lalu dilanjutkan pelantikan wisudawan oleh Rektor, pembacaan Prasetya alumni, amanat Rektor, doa dan penutup.
Dalam wisuda daring, Panglima TNI Marsekal Dr (H.C) Hadi Tjahjanto memberikan orasi ilmiahnya. Panglima TNI menyampaikan dengan menganologikan sebuah peperangan dan COVID-19 ini sebagai musuh. Untuk itu, bangsa Indonesia harus menggerakkan seluruh Sumber Daya Manusia (SDM) dan semua elemen di negeri ini bersatu untuk bersama-sama melawan Covid-19.
Lihat Juga :