Selama 14 Hari, 26 Tersangka Pencurian dengan Kekerasan Digulung Polda DIY
Kamis, 27 Agustus 2020 - 14:11 WIB
loading...
Polda DIY menunjukkan para tersangka pelaku curas saat ungkap kasus di Mapolda DIY, Kamis (28/8/2020). Foto/SINDOnews/Pri
A
A
A
SLEMAN - Polda DIY dan polres jajaran selama 14 hari, yakni 12-25 Agustus 2020 menggelar Operasi Curas Progo 2020.
Dalam kegiatan ini berhasil menangkap 26 tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) dan mengamankan 29 item barang bukti (BB) hasil curas.
Di antaranya sembilan unit motor, 15 handphone, lima senjata tajam (pisau, parang, clurit), 13 tas dan uang tunai Rp1.310.000.
Sebanyak 26 tersangka itu hasil pengungkapkan dari 19 kasus. Dari jumlah tersebut 18 merupakan target operasi (TO) dan enam nontarget operasi (NTO). Rata-rata kasus pejambretan dan perampasan handphone dan perhiasan di jalanan.
Direktur Reserse kriminal umum (Dir Reskrimum) Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudy Satria mengatakan, ada beberapa modus yang dilakukan para pelaku dalam melakukan aksinya.
Pertama, menjambret handphone dan perhiasaan. Pelaku curas ini rata-rata mengincar ibu-ibu yang mengunakan ponsel saat berkendaraan atau ketika berhenti di lampu merah.
Dalam kegiatan ini berhasil menangkap 26 tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) dan mengamankan 29 item barang bukti (BB) hasil curas.
Di antaranya sembilan unit motor, 15 handphone, lima senjata tajam (pisau, parang, clurit), 13 tas dan uang tunai Rp1.310.000.
Sebanyak 26 tersangka itu hasil pengungkapkan dari 19 kasus. Dari jumlah tersebut 18 merupakan target operasi (TO) dan enam nontarget operasi (NTO). Rata-rata kasus pejambretan dan perampasan handphone dan perhiasan di jalanan.
Direktur Reserse kriminal umum (Dir Reskrimum) Polda DIY Kombes Pol Burkan Rudy Satria mengatakan, ada beberapa modus yang dilakukan para pelaku dalam melakukan aksinya.
Pertama, menjambret handphone dan perhiasaan. Pelaku curas ini rata-rata mengincar ibu-ibu yang mengunakan ponsel saat berkendaraan atau ketika berhenti di lampu merah.
Lihat Juga :