Bangkit dari Keterpurukan, Para Musisi Ini Ngamen dari Mal ke Mal
Kamis, 27 Agustus 2020 - 13:43 WIB
loading...
Para musisi kawakan membawakan lagu spektakuler menghibur pengunjung saat tampil dalam konser bertajuk Donasi untuk Pekerja Seni, di Foodsociety, Pakuwon Mall, Surabaya, Rabu (26/8/2020). Foto/SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Pandemi COVID-19 memukul semua segmen perekonomian termasuk pekerja seni. Mereka yang pertama tiarap saat diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Praktis pundi-pundi ekonomi pekerja seni ini tertutup rapat. Bahkan, hingga saat ini pekerja seni belum juga bisa bangkit dari keterpurukan meskipun pembatasan sudah dicabut.
Menurut Ketua Harian Surabaya Entertainers Club (SEC), FX Boy, meskipun pembatasan aktifitas kesenian sudah dicabut oleh pemerintah kota Surabaya, namun masih perlu waktu untuk bisa kembali normal.
Ia menilai, pengusaha juga masih melihat animo pengunjung jika kembali membuka tempat hiburan secara total. "Jadi saya kira perlu waktu, belum bisa kembali seperti dulu," katanya.
(Baca juga: BI Jatim Kembali Buka Penukaran Uang Rp75.000 Individu dan Kolektif )
Tak mau terpuruk dalam keadaan, SEC akhirnya memutuskan mengajak para pekerja seni untuk ngamen bersama. Sekali dalam seminggu, para musisi menggelar konser sederhana di sejumlah mall di kota Surabaya. Diantara Pakuwon Mall, Galaxi Mall, Gunawangsa Mall dan Pasar Atom.
"Bu Indah Kurnia, Ketua SEC mengapproach beberapa mall dan berhasil dan disetujui," ucapnya. (Baca juga: 24 Guru dan Tenaga Pendidikan SMA di Mojokerto Reaktif COVID-19 )
Musik yang disajikan tidak sembarangan. Setiap lokasi, SEC menyesuaikan selera pengunjung yang datang. Di Pakuwon Mall misalnya, musisi kawakan ini menghadirkan musik Jazz dan Pop. Sedangkan di Pasar Atom, mereka banyak memainkan lagu-lagu Mandarin dan juga Pop.
Menurut Ketua Harian Surabaya Entertainers Club (SEC), FX Boy, meskipun pembatasan aktifitas kesenian sudah dicabut oleh pemerintah kota Surabaya, namun masih perlu waktu untuk bisa kembali normal.
Ia menilai, pengusaha juga masih melihat animo pengunjung jika kembali membuka tempat hiburan secara total. "Jadi saya kira perlu waktu, belum bisa kembali seperti dulu," katanya.
(Baca juga: BI Jatim Kembali Buka Penukaran Uang Rp75.000 Individu dan Kolektif )
Tak mau terpuruk dalam keadaan, SEC akhirnya memutuskan mengajak para pekerja seni untuk ngamen bersama. Sekali dalam seminggu, para musisi menggelar konser sederhana di sejumlah mall di kota Surabaya. Diantara Pakuwon Mall, Galaxi Mall, Gunawangsa Mall dan Pasar Atom.
"Bu Indah Kurnia, Ketua SEC mengapproach beberapa mall dan berhasil dan disetujui," ucapnya. (Baca juga: 24 Guru dan Tenaga Pendidikan SMA di Mojokerto Reaktif COVID-19 )
Musik yang disajikan tidak sembarangan. Setiap lokasi, SEC menyesuaikan selera pengunjung yang datang. Di Pakuwon Mall misalnya, musisi kawakan ini menghadirkan musik Jazz dan Pop. Sedangkan di Pasar Atom, mereka banyak memainkan lagu-lagu Mandarin dan juga Pop.
Lihat Juga :