Motif Bartender Arnold Campurkan Metanol ke Minuman Penyebab 3 Musisi Surabaya Tewas
Sabtu, 06 Januari 2024 - 14:02 WIB
loading...
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono menjelaskan kasus tiga orang personel band tewas usai menggelar pesta miras setelah manggung di bar hotel berbintang di Surabaya. Foto/iNews TV/Yudha Prawira
A
A
A
SURABAYA - Arnold, bartender Cruz Lounge Vasa Hotel, ditetapkan sebagai tersangka kasus tewasnya tiga musisi Surabaya. Arnold dianggap bersalah karena mencampurkan metanol ke dalam minuman yang sajikan kepada ketiga korban.
Hasil penyelidikan polisi, metanol tersebut dicampur dengan sky vodka, bacardi white dan perasa cranberries. Tujuannya, racikan minuman keras itu menimbulkan efek strong (memabukkan) kendati kandungan minuman keras atau alkohol hanya sedikit, yakni 26 persen.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, tujuan tersangka mencampurkan metanol tidak untuk meracuni, melainkan untuk menghemat.
Baca Juga: 3 Personel Band di Surabaya Tewas usai Pesta Miras, Polisi Periksa 5 Saksi
“Namanya minuman strong itu kan hanya volume spirit dalam botol ditambah. Namun tentu itu lebih boros. Maka, untuk menghemat dia menambahkan zat lain,” kata Hendro dalam keterangannya, Sabtu (6/1/2024).
Hasil penyelidikan polisi, metanol tersebut dicampur dengan sky vodka, bacardi white dan perasa cranberries. Tujuannya, racikan minuman keras itu menimbulkan efek strong (memabukkan) kendati kandungan minuman keras atau alkohol hanya sedikit, yakni 26 persen.
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, tujuan tersangka mencampurkan metanol tidak untuk meracuni, melainkan untuk menghemat.
Baca Juga: 3 Personel Band di Surabaya Tewas usai Pesta Miras, Polisi Periksa 5 Saksi
“Namanya minuman strong itu kan hanya volume spirit dalam botol ditambah. Namun tentu itu lebih boros. Maka, untuk menghemat dia menambahkan zat lain,” kata Hendro dalam keterangannya, Sabtu (6/1/2024).
Lihat Juga :