Bejat! Pria Paruh Baya di Bandung Cabuli 2 Bocah Laki-laki, Warga Murka
Selasa, 03 September 2024 - 17:54 WIB
loading...
AF (lingkaran merah), terduga pelaku pencabulan terhadap 2 bocah saat diinterogasi warga. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Warga Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung , digemparkan oleh kasus asusila yang melibatkan AF (44), seorang pria paruh baya yang bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART). AF diduga mencabuli dua bocah laki-laki berusia 11 dan 7 tahun.
Peristiwa ini terungkap setelah sebuah video viral di media sosial pada Selasa (3/9/2024), memperlihatkan AF dikerumuni warga yang marah. Warga yang kesal bahkan sempat melayangkan pukulan ke wajah pelaku sebelum akhirnya AF diamankan oleh pihak kepolisian.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Abdul Rahman, yang diwakili oleh Wakasat Reskrim AKP Siska Arina, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurut AKP Siska, pelaku AF telah mengakui perbuatannya kepada penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung.
Baca Juga: Oknum Guru Cabul Modus Ajari Tenaga Dalam di Bandung Akhirnya Diringkus
"Pelaku mengaku telah melakukan aksi bejatnya dengan cara menggesekkan kemaluannya kepada dua bocah tersebut. Modusnya, dia berpura-pura baik dan mendekati anak-anak yang sedang bermain di sekitar rumah tempatnya bekerja," ujar AKP Siska.
Peristiwa ini terungkap setelah sebuah video viral di media sosial pada Selasa (3/9/2024), memperlihatkan AF dikerumuni warga yang marah. Warga yang kesal bahkan sempat melayangkan pukulan ke wajah pelaku sebelum akhirnya AF diamankan oleh pihak kepolisian.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Abdul Rahman, yang diwakili oleh Wakasat Reskrim AKP Siska Arina, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurut AKP Siska, pelaku AF telah mengakui perbuatannya kepada penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung.
Baca Juga: Oknum Guru Cabul Modus Ajari Tenaga Dalam di Bandung Akhirnya Diringkus
"Pelaku mengaku telah melakukan aksi bejatnya dengan cara menggesekkan kemaluannya kepada dua bocah tersebut. Modusnya, dia berpura-pura baik dan mendekati anak-anak yang sedang bermain di sekitar rumah tempatnya bekerja," ujar AKP Siska.
Lihat Juga :