Pj. Gubernur Jatim Ingatkan Peran Penting Humas sebagai Napas Organisasi dan Corong Pemerintah
Rabu, 21 Agustus 2024 - 21:30 WIB
loading...
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono mengingatkan pentingnya peran Humas saat membuka Government Public Relations (GPR) Academy BPSDM Jatim Bootcamp Tahun 2024, Rabu (21/8/2024).
A
A
A
BATU - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengingatkan pentingnya peran humas saat membuka Government Public Relations (GPR) Academy BPSDM Jatim Bootcamp Tahun 2024 di Royal Orchids Garden Hotel and Condominium, Kota Batu, Rabu (21/8/2024).
Menurut Adhy, Humas merupakan napas dalam sebuah organisasi sekaligus corong pemerintah. Utamanya dalam menyampaikan informasi, kebijakan atau program kepada masyarakat.
"Peran Humas sangat penting dan menentukan dari sebuah eksistensi entitas di pemerintahan dalam menyebarluaskan berbagai kebijakan, program maupun kegiatan," ujarnya.
Adhy mengatakan, pemerintah sangat bergantung pada kepiawaian humas untuk mengelola sebuah informasi dengan baik serta mem-branding pemerintah terhadap kebijakan yang disampaikan kepada masyarakat.
![Pj. Gubernur Jatim Ingatkan Peran Penting Humas sebagai Napas Organisasi dan Corong Pemerintah]()
Lebih lanjut, Adhy menegaskan bahwa humas harus mampu mengomunikasikan berbagai kebijakan pemerintah maupun stakeholder kepada masyarakat. Bahkan, ketika terjadi turbulence ataupun muncul isu negatif humas harus bisa meredamnya.
"Peran humas harus bisa dirasakan dan memberi dampak terhadap persoalan yang terjadi melalui saluran informasi yang ada. Di antaranya website maupun media sosial milik pemerintah lainnya,” katanya.
Menurut Adhy, Humas merupakan napas dalam sebuah organisasi sekaligus corong pemerintah. Utamanya dalam menyampaikan informasi, kebijakan atau program kepada masyarakat.
"Peran Humas sangat penting dan menentukan dari sebuah eksistensi entitas di pemerintahan dalam menyebarluaskan berbagai kebijakan, program maupun kegiatan," ujarnya.
Adhy mengatakan, pemerintah sangat bergantung pada kepiawaian humas untuk mengelola sebuah informasi dengan baik serta mem-branding pemerintah terhadap kebijakan yang disampaikan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Adhy menegaskan bahwa humas harus mampu mengomunikasikan berbagai kebijakan pemerintah maupun stakeholder kepada masyarakat. Bahkan, ketika terjadi turbulence ataupun muncul isu negatif humas harus bisa meredamnya.
"Peran humas harus bisa dirasakan dan memberi dampak terhadap persoalan yang terjadi melalui saluran informasi yang ada. Di antaranya website maupun media sosial milik pemerintah lainnya,” katanya.
Lihat Juga :