Tak Pakai Masker, Sejumlah Warga Salatiga Dihukum Pushup
Senin, 24 Agustus 2020 - 16:46 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan, beralasan tidak memakai masker karena tertinggal di rumah. "Bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker langsung kita beri sanksi yang bersifat edukatif serta administrasi berupa penahanan sementara identitas. Tidak hanya itu saja, menyanyikan lagu kebangsaan atau push-up pun diberikan bagi yang melanggar," katanya.
Yayat menambahkan bahwa operasi gabungan ini tujuannya adalah untuk melindungi masyarakat dari terpaparnya COVID-19 . Selain itu, penindakan dilakukan untuk melaksanakan Peraturan Wali Kota Salatiga No. 17/2020.
(Baca juga: Pemilik Surat Ijo Kembali Protes ke Balai Kota Surabaya )
"Masyarakat harus bisa melindungi diri maupun lingkungannya dengan protokol kesehatan yang terus dilakukan dengan baik. Selalu jaga jarak untuk dipatuhi, agar dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Salatiga ," ucapnya.
Tim gabungan akan terus melakukan patroli hingga menjelang Idul Adha. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat agar patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan.
Yayat menambahkan bahwa operasi gabungan ini tujuannya adalah untuk melindungi masyarakat dari terpaparnya COVID-19 . Selain itu, penindakan dilakukan untuk melaksanakan Peraturan Wali Kota Salatiga No. 17/2020.
(Baca juga: Pemilik Surat Ijo Kembali Protes ke Balai Kota Surabaya )
"Masyarakat harus bisa melindungi diri maupun lingkungannya dengan protokol kesehatan yang terus dilakukan dengan baik. Selalu jaga jarak untuk dipatuhi, agar dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Salatiga ," ucapnya.
Tim gabungan akan terus melakukan patroli hingga menjelang Idul Adha. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada masyarakat agar patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan.
(eyt)
Lihat Juga :