Unnes Gelar Pameran Data Aposteriori Seni Nusantara, Erucakra Mahameru Hadirkan Karya Musik Kolosal
Kamis, 16 Mei 2024 - 11:46 WIB
loading...
Musisi jazz dan produser ternama, Erucakra Mahameru. Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Universitas Negeri Semarang (Unnes) akan menggelar Pameran Data bertemakan Aposteriori Seni Nusantara bekerja sama dengan Disbudpar Semarang . Acara yang akan diselenggarakan di Gedung Outdetrap Kota Lama ini akan menampilkan karya-karya seni yang menakjubkan dari berbagai bidang, termasuk musik.
Salah satu yang akan turut berpartisipasi dalam pameran ini adalah musisi jazz dan produser ternama, Erucakra Mahameru. Erucakra Mahameru akan mempersembahkan karya musik kolosalnya yang menggunakan metode Aranti’s Code. Metode ini merupakan hasil temuannya dalam penelitian doktoralnya yang berjudul 'Inovasi Pendidikan Karakter Melalui Aranti’s Code: Analisis Rekam Jejak Dapunta Hyang Sri Jayanasa'.
Erucakra Mahameru menjelaskan bahwa karyanya tersebut telah mendapatkan apresiasi dari tim promotor yang terdiri dari Dr. Agus Cahyono, M.Hum., Dr. Suharto, S.Pd., M.Hum., dan Prof. Dr. Junita Batubara, S.Sn., M.Sn., Ph.D. Mereka menilai karya penelitiannya memiliki karakter unik dan orisinal yang bernilai fenomenal. Kini, karya tersebut tengah dalam proses review untuk dimuat dalam jurnal internasional terkenal, Scopus.
Baca Juga: Unnes Tingkatkan Anggaran Penelitian hingga Rp25 M
“Mereka melihat potensi dari komposisi saya terdahulu di 2005, dan sekarang saya kembangkan ke arah komposisi dengan materi lain, arahnya ke penciptaan," kata Erucakra Mahameru saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/5/2024) sore.
Salah satu yang akan turut berpartisipasi dalam pameran ini adalah musisi jazz dan produser ternama, Erucakra Mahameru. Erucakra Mahameru akan mempersembahkan karya musik kolosalnya yang menggunakan metode Aranti’s Code. Metode ini merupakan hasil temuannya dalam penelitian doktoralnya yang berjudul 'Inovasi Pendidikan Karakter Melalui Aranti’s Code: Analisis Rekam Jejak Dapunta Hyang Sri Jayanasa'.
Erucakra Mahameru menjelaskan bahwa karyanya tersebut telah mendapatkan apresiasi dari tim promotor yang terdiri dari Dr. Agus Cahyono, M.Hum., Dr. Suharto, S.Pd., M.Hum., dan Prof. Dr. Junita Batubara, S.Sn., M.Sn., Ph.D. Mereka menilai karya penelitiannya memiliki karakter unik dan orisinal yang bernilai fenomenal. Kini, karya tersebut tengah dalam proses review untuk dimuat dalam jurnal internasional terkenal, Scopus.
Baca Juga: Unnes Tingkatkan Anggaran Penelitian hingga Rp25 M
“Mereka melihat potensi dari komposisi saya terdahulu di 2005, dan sekarang saya kembangkan ke arah komposisi dengan materi lain, arahnya ke penciptaan," kata Erucakra Mahameru saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (14/5/2024) sore.
Lihat Juga :