Lawan DBD dan Chikungunya di Banyuwangi, Enesis Group Luncurkan Program Desa Bebas Nyamuk
Kamis, 09 Mei 2024 - 13:41 WIB
loading...
Enesis Group meluncurkan program Desa Bebas Nyamuk, Keluarga Sehat dan Bebas Gerak di Banyuwangi pada Rabu (8/5/2024). Foto/Ist
A
A
A
BANYUWANGI - Enesis Group , perusahaan FMCG terkemuka di Indonesia, kembali menunjukkan komitmennya untuk menyehatkan negeri dan menyehatkan bangsa melalui program 'Desa Bebas Nyamuk, Keluarga Sehat dan Bebas Gerak'. Program ini diluncurkan di Banyuwangi pada Rabu (8/5/2024) dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya.
Program ini diresmikan oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bersama dengan Chief HR, Legal, PR dan RA Enesis Group, Bambang Cahyono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat, dan Head of HR & Public Relations Enesis Group, RM Ardiantara.
"Terima kasih kepada Enesis Group yang telah memilih Banyuwangi sebagai salah satu daerah untuk program CSR ini. Edukasi dan aksi nyata dari semua pihak sangatlah penting untuk mencegah DBD dan chikungunya," ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
Head of HR dan Public Relations Enesis Group, RM Ardiantara menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata Enesis Group dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan DBD dan chikungunya.
Baca Juga: Berantas DBD, Bayung Lencir Bentuk Tim Saber DBD
"Di tengah lonjakan kasus yang mengkhawatirkan, edukasi ini bukan hanya sekadar upaya sementara, tetapi investasi jangka panjang untuk mengubah perilaku dan menciptakan kebiasaan berkelanjutan," ujar Ardiantara.
Program ini menyasar langsung ke keluarga, mengingat peran sentral keluarga dalam menjaga kesehatan dan melindungi komunitas. Edukasi tentang 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang) dan penggunaan lotion anti nyamuk seperti Soffell diharapkan dapat menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, sehingga jumlah kasus DBD dan chikungunya dapat berkurang secara signifikan.
Program ini diresmikan oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bersama dengan Chief HR, Legal, PR dan RA Enesis Group, Bambang Cahyono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Amir Hidayat, dan Head of HR & Public Relations Enesis Group, RM Ardiantara.
"Terima kasih kepada Enesis Group yang telah memilih Banyuwangi sebagai salah satu daerah untuk program CSR ini. Edukasi dan aksi nyata dari semua pihak sangatlah penting untuk mencegah DBD dan chikungunya," ujar Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
Head of HR dan Public Relations Enesis Group, RM Ardiantara menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata Enesis Group dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan DBD dan chikungunya.
Baca Juga: Berantas DBD, Bayung Lencir Bentuk Tim Saber DBD
"Di tengah lonjakan kasus yang mengkhawatirkan, edukasi ini bukan hanya sekadar upaya sementara, tetapi investasi jangka panjang untuk mengubah perilaku dan menciptakan kebiasaan berkelanjutan," ujar Ardiantara.
Program ini menyasar langsung ke keluarga, mengingat peran sentral keluarga dalam menjaga kesehatan dan melindungi komunitas. Edukasi tentang 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur Ulang) dan penggunaan lotion anti nyamuk seperti Soffell diharapkan dapat menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, sehingga jumlah kasus DBD dan chikungunya dapat berkurang secara signifikan.
Lihat Juga :