Pasien DBD di RSUD Indramayu Melonjak 600 Persen, Didominasi Balita dan Anak-anak
Kamis, 16 Mei 2024 - 14:58 WIB
loading...
Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu, Jawa Barat. Foto/Andrian Supendi
A
A
A
INDRAMAYU - Kabar mengkhawatirkan datang dari Kabupaten Indramayu , Jawa Barat, di mana kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu melonjak drastis hingga 600 persen dibandingkan tahun lalu.
Data dari RSUD Indramayu menunjukkan, dari Januari hingga Mei 2024, tercatat 64 pasien DBD yang dirawat, jauh melebihi 11 kasus pada periode yang sama di tahun 2023.
"Kenaikan ini cukup signifikan, menunjukkan kewaspadaan perlu ditingkatkan," ujar Humas RSUD Indramayu, Tarmudi.
Lebih memprihatinkan lagi, satu pasien DBD yang meninggal dunia tercatat pada periode ini, yaitu seorang anak berusia 6 tahun.
Baca Juga: Benarkah Fogging Tidak Efektif Mengatasi DBD?
"Kemungkinan karena daya tahan tubuh dan keterlambatan penanganan," ungkap Tarmudi.
Parahnya, 95 persen pasien DBD di RSUD Indramayu didominasi oleh balita dan anak-anak.
Data dari RSUD Indramayu menunjukkan, dari Januari hingga Mei 2024, tercatat 64 pasien DBD yang dirawat, jauh melebihi 11 kasus pada periode yang sama di tahun 2023.
"Kenaikan ini cukup signifikan, menunjukkan kewaspadaan perlu ditingkatkan," ujar Humas RSUD Indramayu, Tarmudi.
Lebih memprihatinkan lagi, satu pasien DBD yang meninggal dunia tercatat pada periode ini, yaitu seorang anak berusia 6 tahun.
Baca Juga: Benarkah Fogging Tidak Efektif Mengatasi DBD?
"Kemungkinan karena daya tahan tubuh dan keterlambatan penanganan," ungkap Tarmudi.
Parahnya, 95 persen pasien DBD di RSUD Indramayu didominasi oleh balita dan anak-anak.
Lihat Juga :