Kasus Demam Berdarah di Lebak Meningkat, 773 Orang Terjangkit
Rabu, 28 Februari 2024 - 12:14 WIB
loading...
Dinkes Kabupaten Lebak menyebut kasus DBD kembali mengalami peningkatan sebanyak 773 warga sudah terjangkit. Foto/SINDOnews
A
A
A
LEBAK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menyebut kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali mengalami peningkatan pada periode Januari - Februari 2024. Tercatat, 773 warga sudah terjangkit.
Sebelumnya, kasus DBD di Bumi Multatuli mencapai 610 kasus dengan empat diantaranya meninggal dunia. Kasus paling banyak ditemukan di Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, dan Maja.
”Kasus DBD dari bulan Januari sampai bulan Februari ini ada 773 kasus yang tersebar di seluruh kecamatan di Lebak. Kasus ini juga menyebabkan empat pasien meninggal dunia,” kata Sub Koordinator P3M Dinkes Lebak, Rohmat Puji Raharjo, Rabu (28/2/2024).
Baca Juga: Gawat! 500 Warga Jepara Terjangkit DBD, 12 Meninggal Dunia
Rohmat mengklaim tingginya kasus DBD di awal tahun ini karena massifnya petugas kesehatan menemukan pasien terjangkit DBD. Sehingga penanganan kasus bisa cepat dilakukan.
Sebelumnya, kasus DBD di Bumi Multatuli mencapai 610 kasus dengan empat diantaranya meninggal dunia. Kasus paling banyak ditemukan di Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, dan Maja.
”Kasus DBD dari bulan Januari sampai bulan Februari ini ada 773 kasus yang tersebar di seluruh kecamatan di Lebak. Kasus ini juga menyebabkan empat pasien meninggal dunia,” kata Sub Koordinator P3M Dinkes Lebak, Rohmat Puji Raharjo, Rabu (28/2/2024).
Baca Juga: Gawat! 500 Warga Jepara Terjangkit DBD, 12 Meninggal Dunia
Rohmat mengklaim tingginya kasus DBD di awal tahun ini karena massifnya petugas kesehatan menemukan pasien terjangkit DBD. Sehingga penanganan kasus bisa cepat dilakukan.
Lihat Juga :