Gubernur Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan HUT ke-75 RI
Senin, 17 Agustus 2020 - 10:59 WIB
loading...
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menghadiri apel kehormatan dan renungan HUT ke-75 RI di Taman Makam Pahlawan Makassar, Minggu malam kemarin. Foto: Humas Pemprov Sulsel
A
A
A
MAKASSAR - Gubernur Sulsel , HM Nurdin Abdullah menghadiri apel kehormatan dan renungan suci dalam rangka peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-7 5 di Taman Makam Pahlawan Makassar, Minggu malam kemarin.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari dalam kegiatan itu bertindak sebagai inspektur upacara (Irup). Kegiatan diawali penghormatan arwah pahlawan dengan hormat senjata dan pembacaan naskah renungan.
Baca juga: Kerja Keras-Kerja Cerdas Jadi Penekanan Jusuf Kalla di HUT ke-75 RI
Andi Ina mengatakan, kehadiran para peserta untuk menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur. Anggota TNI Polri sebanyak 1.711 orang, pegawai negeri sipil (PNS) 71 orang, pejuang rakyat 284 orang, dan pahlawan tak dikenal 16 orang.
"Kami bersumpah dan berjanji bahwa perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula. Dan jalan kebaktian yang ditempuh adalah jalan bagi kami juga, kami berdoa arwah saudara-saudara diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa dan tempat yang sewajarnya," ucap Andi Ina Kartika Sari.
Acara yang berlangsung hikmat selama 25 menit itu diselimuti suasana haru dengan menyalakan lampu obor sebagai tanda perjuangan para pahlawan nasional Indonesia.
Kegelapan malam yang dihiasi lampu obor tersebut berlangsung hening. Apel tersebut diikuti pasukan baik dari TNI, Polri maupun dari ASN lingkup pemprov Sulsel dan Kota Makassar.
Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari dalam kegiatan itu bertindak sebagai inspektur upacara (Irup). Kegiatan diawali penghormatan arwah pahlawan dengan hormat senjata dan pembacaan naskah renungan.
Baca juga: Kerja Keras-Kerja Cerdas Jadi Penekanan Jusuf Kalla di HUT ke-75 RI
Andi Ina mengatakan, kehadiran para peserta untuk menghormati jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur. Anggota TNI Polri sebanyak 1.711 orang, pegawai negeri sipil (PNS) 71 orang, pejuang rakyat 284 orang, dan pahlawan tak dikenal 16 orang.
"Kami bersumpah dan berjanji bahwa perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula. Dan jalan kebaktian yang ditempuh adalah jalan bagi kami juga, kami berdoa arwah saudara-saudara diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa dan tempat yang sewajarnya," ucap Andi Ina Kartika Sari.
Acara yang berlangsung hikmat selama 25 menit itu diselimuti suasana haru dengan menyalakan lampu obor sebagai tanda perjuangan para pahlawan nasional Indonesia.
Kegelapan malam yang dihiasi lampu obor tersebut berlangsung hening. Apel tersebut diikuti pasukan baik dari TNI, Polri maupun dari ASN lingkup pemprov Sulsel dan Kota Makassar.
Lihat Juga :