Fakta dan Kronologi Tewasnya Iwan Sutrisman Telaumbanua yang Dihabisi Serda Adan

Selasa, 02 April 2024 - 16:17 WIB
loading...
Fakta dan Kronologi...
Kronologi pembunuhan Iwan Sutrisman Telaumbanua yang merupakan eks Casis Bintara TNI AL asal Nias, Sumut oleh Serda Adan Aryan Marsal akhirnya terungkap. Foto/Ist
A A A
NIAS - Kronologi pembunuhan Iwan Sutrisman Telaumbanua yang merupakan eks calon siswa (Casis) Bintara TNI Angkatan Laut (AL) asal Nias, Sumatera Utara, akhirnya terungkap. Peristiwa pembunuhan itu sendiri telah terjadi pada 24 Desember 2022 lalu.

Pembunuh Iwan adalah oknum anggota Polisi Militer Pangkalan TNI AL (Lanal) Nias, Serda Adan Aryan Marsal dan seorang rekannya yang merupakan warga sipil.

Baca juga: Serda Adan Beri Seragam Loreng ke Iwan, Foto Kirim ke Keluarga Seolah Ikuti Pendidikan Bintara

Setelah Iwan dibunuh, jasad Iwan Sutrisman Telaumbanua langsung dibuang ke daerah Sawahlunto, Sumatera Barat.

Kronologi Tewasnya Iwan Sutrisman Telaumbanua


Anggota keluarga Iwan mengungkapkan jika Iwan awalnya mengikuti seleksi bintara TNI AL gelombang II 2022 di Kabupaten Nias, Sumatera Utara. Namun dia dinyatakan tidak lulus.

Dari situlah Iwan menemui Serda Adan yang telah berkarier di militer. Serda Adan lantas meminta sejumlah uang, sekitar Rp200 juta untuk Iwan bisa lulus.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Iwan Telaumbanua, Danlanal Nias Tangkap 3 Pelaku

Syarat tersebut akhirnya disanggupi meski keluarga Iwan harus menjual tanahnya.

Setelah itu, Adan lantas menjemput Iwan dengan alasan membawanya ke Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II Padang, Sumatera Barat, pada 16 Desember 2022. Pada waktu itulah terakhir kali pihak keluarga melihat Iwan.



Dalam kasus ini rupanya Serda Adan terbukti berbohong karena mengaku jika pamannya dapat meloloskan Iwan.

Sedangkan kepada pamannya, Adan menyebut jika Iwan adalah kawan yang akan diantar ke Lantamal II Padang untuk mengikuti pendidikan.

Ardan yang terus didesak oleh keluarga Iwan lantas merencanakan aksinya. Oknum militer ini lantas mengajak temannya yang bernama Alvin dan sepupunya yang berinisial T.

Alvin ditawari uang sekitar Rp20-25 juta lantas setuju untuk menjalankan pembunuhan ini. Namun sepupu Arda yang berinisial T menolak untuk melakukannya.

Dengan mengendarai mobil rental, Ardan dan Alvin mendatangi Iwan di Kota Solok. Setelah itu Adan mengakui jika Iwan dibunuh olehnya dan Alvin di Sawahlunto.

Pelaku mengungkapkan jika Adan sempat menganiaya Iwan, sementara Alvin menusuk perut Iwan hingga empat kali.

Hal tersebutlah yang membuat Iwan tewas dan tubuhnya kemudian dibuang ke jurang dengan kedalaman sekitar 3 meter.

Supaya tidak mencolok, mayat Iwan kemudian ditutupi akar dan ranting pohon oleh pelaku. Ketika Ardan pulang ke rumah pamannya. Dia mengaku jika Iwan telah diantarkannya ke Lantamal II Padang. Kemudian keesokan harinya Adan pulang ke Nias.

Itulah fakta dan kronologi tewasnya Iwan dari sudut pandang keluarga dan pelaku. Atas peristiwa ini sebaiknya masyarakat selalu waspada terhadap orang yang baru saja dikenal dan menjanjikan sesuatu.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Davina Karamoy Kembalikan...
Davina Karamoy Kembalikan Uang Saku dari Hanania Travel ke Penyidik
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Rekomendasi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Berita Terkini
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved