Wali Kota Serukan Jangan Ikut Demo, Jayapura Harus Aman

loading...
Wali Kota Serukan Jangan Ikut Demo, Jayapura Harus Aman
Wali Kota Jayapura Benhur Tomy Mano meminta seluruh warga Kota Jayapura tidak turut menggelar aksi demo yang diinisiasi kelompok ULMWP Sabtu (15/8/2020) besok. Foto/SINDOnews/Edy Siswanto
A+ A-
JAYAPURA - Wali Kota Jayapura Benhur Tomy Mano meminta seluruh warga Kota Jayapura, Papua untuk tidak turut menggelar aksi demonstrasi yang diinisiasi kelompok United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Sabtu (15/8/2020) besok.

Wali kota menyebut demo kelompok yang berlainan ideologi ini berpotensi menimbulkan kericuhan yang akan menganggu Kamtibmas Kota Jayapura. Sementara luka lama atas demo ricuh akhir Agustus 2019 lalu itu masih ada. (Baca juga: Digerebek, Oknum Dosen di Palembang Diduga Mesum Sesama Jenis)

"Saya minta tidak turun jalan, demo bisa saja, jangan anarkis. Karena rakyat saya masih trauma dengan demo bulan Agustus lalu yang terjadi, pembakaran, penjarahan, pengrusakan, yang merugikan banyak orang. Jangan sampai terjadi lagi," ucap Wali Kota, Jumat (14/8/2020). (Baca juga: Tiga Hari Ditahan, Jerinx SID Ajukan Penangguhan Penahanan)

Dirinyapun meminta Kapolres dan Dandim Jayapura untuk mengantisipasi rencana aksi demo tersebut. "Mohon perhatian bapak Kapolresta, Dandim, untuk antisipasi hal ini karena sampai sekarang pelemparan belum ditangani baik. Bisa lihat, gereja, rumah penduduk, perhotelan, kantor BUMN, perkantoran, kaca-kaca mereka belum diganti. Ini butuh biaya yang besar. Maka saya minta sebaiknya jangan turun jalan. Pasti ada yang menyusup untuk bikin ricuh," tegasnya.

Benhur juga meminta agar masyarakat lebih bijak dan berhati-hati tentang hal ini. "Pasti chaos, mari kita jaga Kota Jayapura sebagai rumah kita, honai kita, istana kita bersama. Kota Jayapura sebagai kota studi dan ibukota provinsi. Kota Jayapura sebagai wajahnya Papua, saya tidak mau rusuh di kota ini lagi. Mari kita jaga kota kita, jangan anarkis, kota Jayapura aman, Papua aman," tegasnya.



Sebelumnya, sejak beberapa hari lalu tersebar selebaran tentang ajakan aksi demo oleh Kelompok ULMWP dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Demo yang direncanakan akan dilakukan ke kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) ini menyoal Pepera 1969 dan integrasi Papua ke dalam NKRI.
(shf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top