Pakar Hukum Tata Negara Unpad soal Film Dirty Vote: Demokrasi Sedang Tidak Baik-baik Saja
Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:20 WIB
loading...
Pakar Hukum Tata Negara Unpad, Firman Manan menilai, kehadiran film Dirty Vote jadi pengingat masyarakat bahwa demokrasi di Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Foto/MPI/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
SUMEDANG - Kehadiran film Dirty Vote yang disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa demokrasi di Indonesia sedang tidak baik-baik saja.
Hal itu disampaikan Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Padjadjaran (Unpad), Firman Manan dalam acara nonton bersama (Nobar) dan diskusi bertajuk 'Setelah Dirty Vote' yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KEMA) Unpad berkolaborasi dengan BEM Fakultas Hukum (FH) Unpad di Bale Pabukon, Unpad Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (24/2/2024).
Baca juga: Nobar Dirty Vote, Ratusan Mahasiswa Padati Bale Pabukon Unpad Jatinangor
"Dari sisi respons publik saja yang menonton ini sesuatu yang luar biasa, kenapa demikian? Karena film ini punya value. Ini seperti membangunkan kita bahwa demokrasi kita sedang tidak baik-bak saja," ucap Firman.
Dia tak menampik jika film tersebut menjadi salah satu film dokumenter yang fenomenal.
"Menurut saya ini film yang fenomenal dengan penonton yang sudah puluhan jutaan penonton," ujarnya.
Hal itu disampaikan Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Padjadjaran (Unpad), Firman Manan dalam acara nonton bersama (Nobar) dan diskusi bertajuk 'Setelah Dirty Vote' yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KEMA) Unpad berkolaborasi dengan BEM Fakultas Hukum (FH) Unpad di Bale Pabukon, Unpad Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (24/2/2024).
Baca juga: Nobar Dirty Vote, Ratusan Mahasiswa Padati Bale Pabukon Unpad Jatinangor
"Dari sisi respons publik saja yang menonton ini sesuatu yang luar biasa, kenapa demikian? Karena film ini punya value. Ini seperti membangunkan kita bahwa demokrasi kita sedang tidak baik-bak saja," ucap Firman.
Dia tak menampik jika film tersebut menjadi salah satu film dokumenter yang fenomenal.
"Menurut saya ini film yang fenomenal dengan penonton yang sudah puluhan jutaan penonton," ujarnya.
Lihat Juga :