Menggembirakan, Penanganan Kasus COVID-19 di Jatim Terus Membaik
Kamis, 13 Agustus 2020 - 11:51 WIB
loading...
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Polda Jatim menggelar Expose Publik tentang Survey Pencegahan dan Pengendalian Pandemi COVID-19 Surabaya Raya di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Rabu (12/8/2020) malam. Kegiatan ini untuk mengungkap perkembangan terbaru kasus COVID-19 di Jatim, utamanya di Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik).
(Baca juga: Sinabung Semburkan Awan Panas, Satu Kecamatan Diguyur Hujan Abu )
Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, yang juga Tim Riset Polda Jatim, Windhu Purnomo menyebut, Surabaya Raya telah berubah menjadi zona oranye.
Sementara Sidoarjo yang sebelumnya zona oranye, kini kembali merah. "Pada Rabu (12/8/202), Surabaya, dan Gresik, telah menjadi zona orayge. Artinya, ada kemajuan dalam penanganan COVID-19 di Jatim, khususnya Surabaya Raya," katanya.
Kesembuhan di Jatim cukup tinggi, per Selasa (11/8/2020) mencapai 71,9 persen, lebih tinggi dibanding kesembuhan nasional sebesar 64,7 persen, dan global 64,2 persen. Saat ini, masalah Rumah Sakit di Jatim yang sempat overload, kini sudah teratasi dengan cukup baik.
(Baca juga: Sinabung Semburkan Awan Panas, Satu Kecamatan Diguyur Hujan Abu )
Pakar Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, yang juga Tim Riset Polda Jatim, Windhu Purnomo menyebut, Surabaya Raya telah berubah menjadi zona oranye.
Sementara Sidoarjo yang sebelumnya zona oranye, kini kembali merah. "Pada Rabu (12/8/202), Surabaya, dan Gresik, telah menjadi zona orayge. Artinya, ada kemajuan dalam penanganan COVID-19 di Jatim, khususnya Surabaya Raya," katanya.
Kesembuhan di Jatim cukup tinggi, per Selasa (11/8/2020) mencapai 71,9 persen, lebih tinggi dibanding kesembuhan nasional sebesar 64,7 persen, dan global 64,2 persen. Saat ini, masalah Rumah Sakit di Jatim yang sempat overload, kini sudah teratasi dengan cukup baik.
Lihat Juga :