Bantuan Daging Ayam Sudah Membusuk, Kades di Lamongan Mengamuk
Kamis, 13 Agustus 2020 - 10:02 WIB
loading...
Kepala Desa Socorejo, Arif Rahman hakim mengamuk dan membuang daging ayam dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang sudah membusuk. Foto/iNews TV/Pipiet Wibawanto
A
A
A
TUBAN - Daging ayam yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui program Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT ), ditemukan sudah dalam kondisi membusuk.
(Baca juga: Petugas Puskesmas Dibiarkan Terbakar di Jalan, Ini Kronologinya )
Temuan bantuan daging ayam membusuk tersebut, diketahui langsung oleh Kepala Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Arif Rahman Hakim. Kondisi ini membuat Arif naik pintam.
Arif langsung mengamuk melihat bantuan untuk warganya sudah membusuk, dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Dia membuang daging ayam dalam boks penyimpanan daging ayam tersebut.
"Ini kondisinya sudah busuk dan harua diganti, makanya langsung saya buang. Tindakan reflek saja melihat daging sudah membusuk masih saja akan diberikan ke warga saya. Daging saya buang, biar diganti dengan yang baru dan layak konsumsi," tegasnya.
Dia mengaku mengetahui adanya daging ayam yang sudah membusuk tersebut dari laporan warga. Mendapatkan laporan warga, dia langsung mengecek ke lokasi dan menemukan kondisi yang mengenaskan. (Baca juga: Sinabung Semburkan Awan Panas, Satu Kecamatan Diguyur Hujan Abu )
"Daging ayam yang disimpan di dalam boks penyimpanan kondisinya sudah membiru, dan aromanya busuk. Ini tidak bisa dibiarkan. Apa warga saya disuruh makan daging ayam busuk?," tegasnya.
(Baca juga: Petugas Puskesmas Dibiarkan Terbakar di Jalan, Ini Kronologinya )
Temuan bantuan daging ayam membusuk tersebut, diketahui langsung oleh Kepala Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Arif Rahman Hakim. Kondisi ini membuat Arif naik pintam.
Arif langsung mengamuk melihat bantuan untuk warganya sudah membusuk, dan mengeluarkan aroma tidak sedap. Dia membuang daging ayam dalam boks penyimpanan daging ayam tersebut.
"Ini kondisinya sudah busuk dan harua diganti, makanya langsung saya buang. Tindakan reflek saja melihat daging sudah membusuk masih saja akan diberikan ke warga saya. Daging saya buang, biar diganti dengan yang baru dan layak konsumsi," tegasnya.
Dia mengaku mengetahui adanya daging ayam yang sudah membusuk tersebut dari laporan warga. Mendapatkan laporan warga, dia langsung mengecek ke lokasi dan menemukan kondisi yang mengenaskan. (Baca juga: Sinabung Semburkan Awan Panas, Satu Kecamatan Diguyur Hujan Abu )
"Daging ayam yang disimpan di dalam boks penyimpanan kondisinya sudah membiru, dan aromanya busuk. Ini tidak bisa dibiarkan. Apa warga saya disuruh makan daging ayam busuk?," tegasnya.
Lihat Juga :