Jelang Pemilu 2024, Tokoh Keerom Papua Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Kedamaian
Rabu, 31 Januari 2024 - 09:11 WIB
loading...
Tokoh Papua Lamberth Pakikir mengimbau warga menjaga keamanan dan kedamaian agar Pemilu 2024 bisa terlaksana secara lancar. Foto/iNews TV/Edy Siswanto
A
A
A
KEEROM - Jelang pemilihan umum (Pemilu) yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 mendatang, berbagai tokoh Papua berharap pelaksanaan pesta demokrasi lima tahun sekali ini bisa terlaksana secara lancar dan damai.
Harapan itu di antaranya disampaikan tokoh Papua Lamberth Pakikir yang merupakan Pencetus Keerom Damai di Kabupaten Keerom. Selain untuk menjaga keamanan dan kedamaian di Papua, ia berharap seluruh komponen masyarakat hingga di Papua Barat Daya untuk menjaga kemanan dan kedamaian saat Pemilu 2024.
Baca juga: Papua Bakal Pakai Sistem Noken di Pemilu 2024, Ini Daftarnya
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua dari Sorong sampai di Perbatasan Kabupaten Keerom, mari kita jaga suasana yang aman, damai, tertib saat pemilihan umum agar berjalan baik," kata Lamberth, Rabu (31/1/2024).
Dia meminta masyarakat Papua tidak termakan provokasi yang sengaja dibuat oleh kelompok-kelompok yang berharap Pemilu tidak aman.
"Harus sama-sama kita berkomitmen untuk itu, karena pasti banyak isu-isu provokasi jelang Pemilu ini. Sehingga mari kita jaga sama-sama agar Pemilu ini aman dan damai," tegasnya.
Dirinya juga berharap seluruh masyarakat Papua dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 14 Februari 2024.
Harapan itu di antaranya disampaikan tokoh Papua Lamberth Pakikir yang merupakan Pencetus Keerom Damai di Kabupaten Keerom. Selain untuk menjaga keamanan dan kedamaian di Papua, ia berharap seluruh komponen masyarakat hingga di Papua Barat Daya untuk menjaga kemanan dan kedamaian saat Pemilu 2024.
Baca juga: Papua Bakal Pakai Sistem Noken di Pemilu 2024, Ini Daftarnya
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua dari Sorong sampai di Perbatasan Kabupaten Keerom, mari kita jaga suasana yang aman, damai, tertib saat pemilihan umum agar berjalan baik," kata Lamberth, Rabu (31/1/2024).
Dia meminta masyarakat Papua tidak termakan provokasi yang sengaja dibuat oleh kelompok-kelompok yang berharap Pemilu tidak aman.
"Harus sama-sama kita berkomitmen untuk itu, karena pasti banyak isu-isu provokasi jelang Pemilu ini. Sehingga mari kita jaga sama-sama agar Pemilu ini aman dan damai," tegasnya.
Dirinya juga berharap seluruh masyarakat Papua dapat menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 14 Februari 2024.
Lihat Juga :