Bahaya, Kluster Ibu Hamil COVID-19 Surabaya Lebih Besar dari Jakarta

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 19:23 WIB
loading...
Bahaya, Kluster Ibu...
Kota Surabaya masih bergelut hebat dengan pandemi wabah COVID-19. Kali ini, yang menjadi sorotannya ialah jumlah kasus kluster ibu hamil COVID-19 yang terus meningkat. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
SURABAYA - Kota Surabaya masih bergelut hebat dengan pandemi wabah COVID-19. Kali ini, yang menjadi sorotannya ialah jumlah kasus kluster ibu hamil COVID-19 yang terus meningkat hingga 600 kasus.

Menurut data dari Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesiaba (POGI) hwa angka persalinan ibu hamil di Surabaya yang berpotensi tertular virus mematikan tersebut mencapai 20%.

"Di Surabaya, jumlah persalinan per bulan mencapai sekitar 3.000-an dan berdasarkan estimasi POGI Surabaya, 10-20% dari mereka terinfeksi COVID-19 (300-600 Cases)," bunyi rilis dari data POGI.

Tentunya dengan angka tersebut, sangat jauh lebih besar dibandingkan dengan kluster ibu hamil COVID-19 yang ada di Ibu Kota Jakarta. Bahkan bisa mencapai 6 kali lipatnya. "Sampai dengan minggu kedua Juli 2020, ada 97 perempuan yang hamil dalam status positif Covid-19 di Jakarta," lanjut POGI. (Baca: Pasutri Ditangkap di Kamar Kos karena Gelapkan Sepeda).

Oleh karenanya, dengan jumlah yang mencapai 600 kasus di Surabaya, harus benar-benar dicarikan solusi bersama. Mengingat hingga kini jumlah kasus COVID-19 di Surabaya masih amat tinggi, yakni hingga (06/07/2020) mencapai 9.293 manusia dengan korban meninggal tembus 804 jiwa.

Seperti diketahui bersama, bahwa salah satu kelompok yang amat rentan tertular virus COVID-19 ialah ibu hamil. Karena perubahan sistem imun dan kardiovaskular pada ibu hamil berpotensi menderita penyakit berat jika terinfeksi virus.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Perubahan Iklim Disebut...
Perubahan Iklim Disebut Komnas HAM Jadi Krisis Terberat usai Covid-19
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
Ilmuwan: Virus Langya...
Ilmuwan: Virus Langya yang Melanda Berbeda dari Virus Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved