Kebengisan Raja Mataram Amangkurat II Hukum Mati Raden Sukra karena Selingkuh
Senin, 04 Desember 2023 - 06:20 WIB
loading...
Potret Raja Mataram Sultan Amangkurat II. Foto/Istimewa
A
A
A
Pernikahan politis di era Kerajaan Mataram dilakukan oleh Sultan Amangkurat II. Saat itu Kesultanan Mataram tengah berada di Ibu Kota Kartasura di bawah pimpinan Sultan Amangkurat II.
Tetapi kebijakan itu membuat blunder dan beberapa dinamika internal istana Kartasura hingga berujung maut. Konon saat itu Sultan Amangkurat II menikahkan Pangeran Adipati Anom atau anaknya Sultan Amangkurat III dengan putri Pangeran Puger yang bernama Raden Ayu Lembah.
Perkawinan itu dimaksudkan agar tidak terjadi pergolakan di dalam lingkup keluarga istana Kartasura. Tetapi ada suatu pendapat Raden Ayu Lembah berselingkuh dengan Raden Sukra. Akibat perselingkuhan itu, Raden Sukra mendapat hukuman mati.
Baca Juga: Kisah Ki Ageng Ngaliman, Putra Sunan Giri Dihukum Mati usai Tantang Mataram
Sementara, Raden Ayu Lembah dibunuh Pangeran Puger sendiri karena telah membuat malu keluarga Kapugeran. Pada buku “Untung Surapati: Melawan VOC Sampai Mati: Kisah dan Sejarah Hidup Untung Surapati Sejak Jadi Budak hingga Pahlawan”.
Tetapi kebijakan itu membuat blunder dan beberapa dinamika internal istana Kartasura hingga berujung maut. Konon saat itu Sultan Amangkurat II menikahkan Pangeran Adipati Anom atau anaknya Sultan Amangkurat III dengan putri Pangeran Puger yang bernama Raden Ayu Lembah.
Perkawinan itu dimaksudkan agar tidak terjadi pergolakan di dalam lingkup keluarga istana Kartasura. Tetapi ada suatu pendapat Raden Ayu Lembah berselingkuh dengan Raden Sukra. Akibat perselingkuhan itu, Raden Sukra mendapat hukuman mati.
Baca Juga: Kisah Ki Ageng Ngaliman, Putra Sunan Giri Dihukum Mati usai Tantang Mataram
Sementara, Raden Ayu Lembah dibunuh Pangeran Puger sendiri karena telah membuat malu keluarga Kapugeran. Pada buku “Untung Surapati: Melawan VOC Sampai Mati: Kisah dan Sejarah Hidup Untung Surapati Sejak Jadi Budak hingga Pahlawan”.
Lihat Juga :