Kisah Iswan di Bulukumba, Pinjam Gawai Demi Ikut Pembelajaran Daring
Kamis, 06 Agustus 2020 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
Di Bulukumba, Iswan tinggal bersama neneknya. Kedua orang tuanya sudah sejak lama merantau ke Kalimantan.
Iswan sudah meminta kepada orang tuanya diberikan ponsel pintar untuk keperluan sekolahnya. Sayang sampai sekarang, permintaannya itu tak kunjung dikabulkan.
Iswan sendiri, bukan pelajar yang biasa-biasa saja. Dia merupakan anggota Kebun Bersama. Meski masih sangat muda, selama kurang lebih empat bulan, dia turut terlibat dalam perintisan dan menjadi personel di komunitas pemuda yang bergerak di bidang pertanian itu.
Iswan kini sudah menguasai teknik membuat pupuk organik cair, mengembangkan bakteri baik, meracik media tanam, serta membuat arang sekam.
Personel sekaligus pendiri Kebun Bersama, Taufiq Ahmad berharap ada masyarakat yang memiliki ponsel pintar bekas dan masih layak pakai untuk disumbangkan ke Iswan.
Iswan sudah meminta kepada orang tuanya diberikan ponsel pintar untuk keperluan sekolahnya. Sayang sampai sekarang, permintaannya itu tak kunjung dikabulkan.
Iswan sendiri, bukan pelajar yang biasa-biasa saja. Dia merupakan anggota Kebun Bersama. Meski masih sangat muda, selama kurang lebih empat bulan, dia turut terlibat dalam perintisan dan menjadi personel di komunitas pemuda yang bergerak di bidang pertanian itu.
Iswan kini sudah menguasai teknik membuat pupuk organik cair, mengembangkan bakteri baik, meracik media tanam, serta membuat arang sekam.
Personel sekaligus pendiri Kebun Bersama, Taufiq Ahmad berharap ada masyarakat yang memiliki ponsel pintar bekas dan masih layak pakai untuk disumbangkan ke Iswan.
Lihat Juga :