62.000 Pekerja di Jatim Daftar Program Kartu Prakerja
Selasa, 14 April 2020 - 17:01 WIB
loading...
Sebanyak 62.000 pekerja di Jawa Timur telah mendaftar Program Kartu Pekerja.Foto/ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Program Kartu Prakerja untuk gelombang pertama telah dibuka pendaftarannya pada Senin (13/4/2020). Hingga saat ini, sudah hampir 62.000 orang mendaftar secara online. Sementara yang mendaftar dengan cara mendatangi posko layanan pendampingan hanya 182 orang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan, salah satu kendala dari pendaftaran Kartu Prakerja ini adalah banyak pekerja yang tidak memiliki akun surat elektronik atau electronic mail (email). Sebab, pendaftaran dilakukan via email.
“Akhirnya pekerja yang tidak punya email datang ke posko layanan. Mereka kemudian dibantu petugas membuat email,” katanya usai mengikuti pelantikan Pejabat Administrator (Setingkat eselon III) dan Pengawas (Setingkat eselon IV) di Gedung Negara Grahadi, Selasa (14/4/2020).
Himawan mengungkapkan, dari seluruh pekerja yang mendaftar program Kartu Prakerja, hampir 85 persen tidak memiliki akun email. Apalagi pekerja yang usianya diatas 40 tahun, banyak yang tidak mengenal teknologi digital sama sekali. Kondisi ini diperburuk masalah server yang kurang maksimal.
Sehingga pendaftaran agak tersendat. “Ketika kami mengirim data pekerja (khusus di Posko Layanan) butuh waktu hingga 20 menit. Dalam waktu dekat kita akan tambah kekuatan server agar lebih cepat,” imbuhnya.
Dia mengungkapkan, Pemprov Jatim telah mendirikan posko layanan pendampingan 56 titik. Seperti di Kantor Disnakertrans Jatim Jalan Dukuh Menanggal Surabaya.
Selain itu posko pendampingan juga disediakan di 16 titik UPT Balai Latihan Kerja se Jawa Timur, kemudian juga dibuka di LTSA-UPT P2TK Jalan Bendul Merisi Surabaya, dan juga di Kantor Disnaker di 38 kabupaten kota se Jatim.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim Himawan Estu Bagijo mengatakan, salah satu kendala dari pendaftaran Kartu Prakerja ini adalah banyak pekerja yang tidak memiliki akun surat elektronik atau electronic mail (email). Sebab, pendaftaran dilakukan via email.
“Akhirnya pekerja yang tidak punya email datang ke posko layanan. Mereka kemudian dibantu petugas membuat email,” katanya usai mengikuti pelantikan Pejabat Administrator (Setingkat eselon III) dan Pengawas (Setingkat eselon IV) di Gedung Negara Grahadi, Selasa (14/4/2020).
Himawan mengungkapkan, dari seluruh pekerja yang mendaftar program Kartu Prakerja, hampir 85 persen tidak memiliki akun email. Apalagi pekerja yang usianya diatas 40 tahun, banyak yang tidak mengenal teknologi digital sama sekali. Kondisi ini diperburuk masalah server yang kurang maksimal.
Sehingga pendaftaran agak tersendat. “Ketika kami mengirim data pekerja (khusus di Posko Layanan) butuh waktu hingga 20 menit. Dalam waktu dekat kita akan tambah kekuatan server agar lebih cepat,” imbuhnya.
Dia mengungkapkan, Pemprov Jatim telah mendirikan posko layanan pendampingan 56 titik. Seperti di Kantor Disnakertrans Jatim Jalan Dukuh Menanggal Surabaya.
Selain itu posko pendampingan juga disediakan di 16 titik UPT Balai Latihan Kerja se Jawa Timur, kemudian juga dibuka di LTSA-UPT P2TK Jalan Bendul Merisi Surabaya, dan juga di Kantor Disnaker di 38 kabupaten kota se Jatim.
Lihat Juga :