Banyuwangi Pangkas Anak Putus Sekolah lewat SAS dan Garda Ampuh
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 17:37 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan bahwa inti program SAS adalah semangat berbagi yang selaras dengan filosofi KGSB.
Sementara itu, Staf Ahli Dewan Pendidikan Banyuwangi, Lina Kamalin mengakui bahwa tidak semua permasalahan pendidikan mampu ditangani oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.
Baca juga: Kemendikbudristek Lanjutkan PKK dan PKW untuk Bantu Anak Putus Sekolah
“Program SAS ini merupakan inovasi yang menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan tangan pemerintah dalam membiayai pendidikan masyarakat,” urainya.
Lina mengungkapkan, sejak dimulai pada 2011, program ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp26,68 miliar dengan penerima manfaat lebih dari 300 ribu peserta didik kurang mampu di Banyuwangi.
Sementara itu, Staf Ahli Dewan Pendidikan Banyuwangi, Lina Kamalin mengakui bahwa tidak semua permasalahan pendidikan mampu ditangani oleh pemerintah daerah. Oleh karena itu membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.
Baca juga: Kemendikbudristek Lanjutkan PKK dan PKW untuk Bantu Anak Putus Sekolah
“Program SAS ini merupakan inovasi yang menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan tangan pemerintah dalam membiayai pendidikan masyarakat,” urainya.
Lina mengungkapkan, sejak dimulai pada 2011, program ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp26,68 miliar dengan penerima manfaat lebih dari 300 ribu peserta didik kurang mampu di Banyuwangi.
Lihat Juga :