Masih Kekurangan Siswa, Sejumlah SMP Negeri Buka Pendaftaran Offline

Senin, 03 Agustus 2020 - 07:48 WIB
loading...
Masih Kekurangan Siswa,...
Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2020 tingkat SD dan SMP beberapa waktu yang lalu. Foto : SINDOnews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri di Makassar masih kekurangan siswa, padahal penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2020 tingkat SD dan SMP telah berakhir. Baca : Masih Ada Harapan, Rombel akan Ditambah untuk 4 Siswa Tiap Kelas

Seperti yang terjadi di SMP Negeri 49 Makassar yang kekurangan siswa sekitar 40 orang. "Yang murni lulus PPDB itu 112 orang. Tapi sudah ada beberapa yang kami tampung jadi sekarang kita butuh sekitar 40 orang siswa," ungkao Kepala SMP Negeri 49 Makassar, Ikhsan kepada SINDOnews.

Ikhan menyampaikan untuk memenuhi kuota maka sekolah membuka pendaftaran secara offline. Calon peserta didik diwajibkan melengkapi berkas seperti kartu keluarga, akta kelahiran, surat keterangan lulus, dan foto. "Kita tinggal terima secara offline saja. Jadi yang datang itu kita verifikasi berkasnya kalau memenuhi syarat kita terima," ujarnya.

Meski dibuka secara offline, sekolah tetap mengutamakan siswa yang berasal dari Kota Makassar. Khususnya yang berada pada jalur zonasi. Apalagi sekolah ini berada di wilayah perbatasan Gowa-Makassar. "Kita utamakan sesuai jalurnya, kecuali kalau sudah tidak ada kita tampung semua yang mendaftar sesuai kuota yang tersedia," ucapnya.

Terkait ketersediaan ruang belajar, Ikhsan mengaku tidak ada masalah meski tercatat sebagai sekolah baru. Sebab saat ini ada 12 rombel yang tersedia, sedangkan yang terisi baru lima rombel kelas delapan dan lima rombel kelas tujuh. Masih ada dua rombel yang kosong.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Amelia Malik menyebut ada beberapa sekolah yang kuotanya belum terpenuhi. Ada yang kekurangan sampai 80 siswa dan ada juga baru terisi satu rombel. Butuh penambahan. Baca Juga : Dewan Minta Ada Penambahan Rombongan Belajar di Sekolah

Beberapa sekolah diantaranya, SMP Negeri 11 Makassar, SMP Negeri 16 Makassar, SMP Negeri 32 Makassar, SMP Negeri 49 Makassar, SMP Negeri 51 Makassar, SMP Negeri 52 Makassar, dan SMP Negeri 54 Makassar. Rata-rata SMP baru. "SMP Negeri 51 Makassar itu di Antang, sebenarnya wilayah padat tapi masih kurang siswanya," singkat Amelia.

Menurut Amelia, ada beberapa hal yang menyebabkan sekolah ini minim pendaftar. Salah satunya dari segi lokasi yang dinilai tidak strategis. "Ada beberapa sekolah ini yang lokasinya memang mungkin masyarakat itu agak asing untuk melakukan pendaftaran secara online sehingga ada beberapa yang masih gagal," katanya.

Ia pun berupaya agar seluruh sekolah memiliki kuota penuh sehingga siswa yang tidak lulus masih bisa diakomodir untuk masuk sekolah negeri. Salah satunya dengan membuka pendaftaran kembali secara offline. Baca Lagi : Disdik Makassar Diminta Data Siswa yang Tak Tertampung Sekolah Negeri

Bahkan dalam proses pendaftaran kali ini, pihaknya lebih mengutamakan siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. "Kita tidak utamakan zonasi, sepanjang mereka bisa terpenuhi untuk bisa bersekolah kita tampung. Khususnya anak-anak kurang mampu. Jadi kita tidak buka online, nanti biar sekolah masing-masing yang lakukan perekrutan," tutupnya.
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Amalan Hari Asyura 10...
Amalan Hari Asyura 10 Muharram: Puasa Asyura, Sedekah, dan Meluaskan Rezeki Keluarga
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Berita Terkini
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Infografis
10 Perguruan Tinggi...
10 Perguruan Tinggi Paling Banyak Sumbang PNS, Kampus Negeri Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved