Sejahterakan Petani, Pemkab Ngawi Minta Wilmar Perluas Kemitraan
Minggu, 17 September 2023 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Kemitraan tersebut telah membantu mengembangkan usaha karena kemampuan perusahaan dalam menyerap gabah, terutama saat panen raya. Dia mencontohkan, sebelum bermitra, dia hanya memproses gabah maksimal 10 ton per hari hanya jika ada pembeli yang pasti. Belum lagi proses pembayaran yang baru cair lima hari kemudian sehingga berimbas terhadap pembayaran ke petani.
"Dulu saya beli sesuai kemampuan penggilingan. Sekarang saya bisa beli sesuai stok gabah. Dulu 1 rit (8-10 ton), sekarang bisa 5 rit. Bisnis saya tetap jalan, saya juga membeli gabah petani untuk disuplai ke perusahan," ungkap Ratna yang telah menjalani usaha penggilingan sejak 1997.
Sebagai pelaku penggilingan, Ratna menyadari perlunya mengikuti perkembangan zaman yang memerlukan update teknologi mengolah gabah. Ratna menyadari jika tidak bermitra, dia akan kesulitan update teknologi. "Yang saya lakukan adalah bagaimana mendapat manfaat dengan adanya perusahaan," ujarnya.
"Dulu saya beli sesuai kemampuan penggilingan. Sekarang saya bisa beli sesuai stok gabah. Dulu 1 rit (8-10 ton), sekarang bisa 5 rit. Bisnis saya tetap jalan, saya juga membeli gabah petani untuk disuplai ke perusahan," ungkap Ratna yang telah menjalani usaha penggilingan sejak 1997.
Sebagai pelaku penggilingan, Ratna menyadari perlunya mengikuti perkembangan zaman yang memerlukan update teknologi mengolah gabah. Ratna menyadari jika tidak bermitra, dia akan kesulitan update teknologi. "Yang saya lakukan adalah bagaimana mendapat manfaat dengan adanya perusahaan," ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :