Sejahterakan Petani, Pemkab Ngawi Minta Wilmar Perluas Kemitraan
Minggu, 17 September 2023 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Kebutuhan beras di Ngawi saat ini sebesar 10% per tahun dari total produksi, sehingga perlu ada investasi penggilingan besar agar gabah petani terserap. Tahun ini pihaknya menargetkan produksi gabah meningkat menjadi 850-900 ton. "Peluang masih banyak untuk kemitraan," ujarnya.
Supardi menilai, masuknya WPI tidak menyebabkan pengusaha penggilingan padi di daerah tersebut gulung tikar. Mereka justru bersinergi agar sama-sama hidup dan berkembang.
Hal itu terjadi karena adanya kesadaran yang tumbuh dari pelaku usaha penggilingan yang ingin terus dapat mengikuti perkembangan zaman. "Saat ini ada 135 penggilingan kecil dan empat perusahaan penggilingan besar. Semuanya bersinergi," jelasnya.
Ratna Esminar, salah satu pelaku usaha penggilingan di Ngawi mengaku merasakan manfaat bermitra dengan WPI karena adanya kepastian harga, kelancaran pembayaran, dan akses pasar. Hal itu tidak hanya berimbas terhadap kelangsungan bisnisnya, tetapi juga para petani yang telah bermitra dengannya.
"Dulu saya harus cari-cari pembeli, minim info harga, sistem pembayaran antar pembeli beda. Kalau saya inginnya ada kontinuitas dan kepastian," katanya. Baca juga: Menparekraf Sebut Ngawi Miliki Ragam Potensi, Bupati Ony: Siap Jadi Kabupaten Kreatif
Supardi menilai, masuknya WPI tidak menyebabkan pengusaha penggilingan padi di daerah tersebut gulung tikar. Mereka justru bersinergi agar sama-sama hidup dan berkembang.
Hal itu terjadi karena adanya kesadaran yang tumbuh dari pelaku usaha penggilingan yang ingin terus dapat mengikuti perkembangan zaman. "Saat ini ada 135 penggilingan kecil dan empat perusahaan penggilingan besar. Semuanya bersinergi," jelasnya.
Ratna Esminar, salah satu pelaku usaha penggilingan di Ngawi mengaku merasakan manfaat bermitra dengan WPI karena adanya kepastian harga, kelancaran pembayaran, dan akses pasar. Hal itu tidak hanya berimbas terhadap kelangsungan bisnisnya, tetapi juga para petani yang telah bermitra dengannya.
"Dulu saya harus cari-cari pembeli, minim info harga, sistem pembayaran antar pembeli beda. Kalau saya inginnya ada kontinuitas dan kepastian," katanya. Baca juga: Menparekraf Sebut Ngawi Miliki Ragam Potensi, Bupati Ony: Siap Jadi Kabupaten Kreatif
Lihat Juga :