UMKM Binaan Astra Tembus ke Luar Negeri, Omzet Petani Naik Jadi Rp11,9 Miliar
Kamis, 02 Juli 2026 - 19:49 WIB
loading...
Pelaku usaha lokal dan kelompok tani di Banyuwangi, Jawa Timur berhasil meningkatkan kapasitas usaha hingga ke luar negeri. Foto/istimewa
A
A
A
BANYUWANGI - Pelaku usaha lokal dan kelompok tani di Banyuwangi, Jawa Timur berhasil meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas pasar hingga ke luar negeri. Tidak hanya itu, mereka juga berhasil mendongkrak pendapatan masyarakat sebagai penggerak ekonomi desa.
Hal itu tidak terlepas dari program pemberdayaan UMKM yang dijalankan PT Astra International melalui pembinaan berkelanjutan. Salah satu capaian terbesar terlihat pada kelompok tani buah naga binaan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra di Desa Sumbermulyo, Banyuwangi.
Melalui pendampingan bersama Pusat Pengembangan UMKM (PPU), para petani memperoleh penguatan kelembagaan, peningkatan kemampuan budidaya organik, perbaikan kualitas pascapanen sesuai standar offtaker, hingga akses pembiayaan dan pemasaran.
Baca juga: Petani Bogor Dilatih Operasikan Drone dan IoT untuk Pantau Limbah Sawit
Hasilnya, kelompok tani berhasil mengantongi sertifikasi budidaya organik. Produksi buah naga meningkat hampir dua kali lipat, dari 316 ton pada 2021 menjadi 595 ton pada 2025. Sementara itu, omzet kelompok tani melonjak tajam dari Rp1,9 miliar menjadi Rp11,9 miliar pada periode yang sama.
Hal itu tidak terlepas dari program pemberdayaan UMKM yang dijalankan PT Astra International melalui pembinaan berkelanjutan. Salah satu capaian terbesar terlihat pada kelompok tani buah naga binaan Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra di Desa Sumbermulyo, Banyuwangi.
Melalui pendampingan bersama Pusat Pengembangan UMKM (PPU), para petani memperoleh penguatan kelembagaan, peningkatan kemampuan budidaya organik, perbaikan kualitas pascapanen sesuai standar offtaker, hingga akses pembiayaan dan pemasaran.
Baca juga: Petani Bogor Dilatih Operasikan Drone dan IoT untuk Pantau Limbah Sawit
Hasilnya, kelompok tani berhasil mengantongi sertifikasi budidaya organik. Produksi buah naga meningkat hampir dua kali lipat, dari 316 ton pada 2021 menjadi 595 ton pada 2025. Sementara itu, omzet kelompok tani melonjak tajam dari Rp1,9 miliar menjadi Rp11,9 miliar pada periode yang sama.
Lihat Juga :