Penerbangan Jakarta-Yogya Disebut Tak Ada Jarak Aman, Ini Kata Lion Air
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 11:01 WIB
loading...
A
A
A
1. Lion Air berupaya mengakomodir kebutuhan perjalanan udara para tamu atau penumpang,
2. Perjalanan grup dari keluarga atau rombongan tertentu (group booking) yang menginginkan dalam satu penerbangan dengan duduk berdekatan (satu baris),
3. Pembelian tiket secara tiba-tiba yang disebabkan suatu tingkat kepentingan dari tamu atau penumpang (urgent),
4. Pembukuan pada periode pemesanan sebelumnya (terutama dari tamu atau penumpang yang telah membeli tiket jauh hari),
5. Perubahan periode perjalanan (reschedule) dari beberapa tamu atau penumpang, dikarenakan kebutuhan mendesak,
"Jadi, semua penumpang yang berada dalam penerbangan dimaksud telah memenuhi, mengikuti dan menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan sebagaimana diberlakukan, terutama sudah melakukan uji kesehatan COVID-19 dan memiliki surat keterangan bebas COVID-19. Selain itu, seluruh tamu atau penumpang menggunakan masker sesuai aturan protokol kesehatan," katanya. (Baca: Tak Ada Jarak Aman Dalam Penerbangan Lion Air, Bisa Picu Kluster Baru COVID-19).
Lion Air juga memberikan face shield dan tissue secara cuma-cuma sebagai bagian alat pelindung diri bagi penumpang. Dengan harapan upaya lebih proteksi. Dalam rangka memastikan aspek keselamatan dan keamanan pada penerbangan, Lion Air telah menjalankan:
1. Semua awak pesawat yang aktif terbang sudah dilakukan tes menggunakan rapid test dengan hasil negatif,
2. Pemeriksaan kesehatan awak pesawat tetap dijalankan sebelum penerbangan (pre-flight health check), guna menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight),
3. Semua pesawat sebelum terbang dilaksanakan penyemperotan desinfektan, dalam upaya memastikan sterilisasi dan kebersihan pesawat,
4. Dan tindakan preventif lainnya.
"Tujuan pelaksanaan penerbangan Lion Air dapat berjalan yang memenuhi aspek keamanan, keselamatan perjalanan udara (safety first), tetap melakukan protokol kesehatan," pungkas Danang.
2. Perjalanan grup dari keluarga atau rombongan tertentu (group booking) yang menginginkan dalam satu penerbangan dengan duduk berdekatan (satu baris),
3. Pembelian tiket secara tiba-tiba yang disebabkan suatu tingkat kepentingan dari tamu atau penumpang (urgent),
4. Pembukuan pada periode pemesanan sebelumnya (terutama dari tamu atau penumpang yang telah membeli tiket jauh hari),
5. Perubahan periode perjalanan (reschedule) dari beberapa tamu atau penumpang, dikarenakan kebutuhan mendesak,
"Jadi, semua penumpang yang berada dalam penerbangan dimaksud telah memenuhi, mengikuti dan menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan sebagaimana diberlakukan, terutama sudah melakukan uji kesehatan COVID-19 dan memiliki surat keterangan bebas COVID-19. Selain itu, seluruh tamu atau penumpang menggunakan masker sesuai aturan protokol kesehatan," katanya. (Baca: Tak Ada Jarak Aman Dalam Penerbangan Lion Air, Bisa Picu Kluster Baru COVID-19).
Lion Air juga memberikan face shield dan tissue secara cuma-cuma sebagai bagian alat pelindung diri bagi penumpang. Dengan harapan upaya lebih proteksi. Dalam rangka memastikan aspek keselamatan dan keamanan pada penerbangan, Lion Air telah menjalankan:
1. Semua awak pesawat yang aktif terbang sudah dilakukan tes menggunakan rapid test dengan hasil negatif,
2. Pemeriksaan kesehatan awak pesawat tetap dijalankan sebelum penerbangan (pre-flight health check), guna menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight),
3. Semua pesawat sebelum terbang dilaksanakan penyemperotan desinfektan, dalam upaya memastikan sterilisasi dan kebersihan pesawat,
4. Dan tindakan preventif lainnya.
"Tujuan pelaksanaan penerbangan Lion Air dapat berjalan yang memenuhi aspek keamanan, keselamatan perjalanan udara (safety first), tetap melakukan protokol kesehatan," pungkas Danang.
(nag)
Lihat Juga :