Tak Ada Jarak Aman Dalam Penerbangan Lion Air, Bisa Picu Klaster Baru COVID-19
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 06:16 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Dian, dirinya tak dapat lagi membatalkan penerbangan kali ini, karena urusan mendadak di Jogyakarta. Dirinya pasrah dengan kebijakan maskapai yang hanya berpikir untung tanpa memikirkan kesehatan dan keselamatan konsumen atau penumpang.
Padahal sebelumnya di Jakarta, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, hal itu mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. Serta upaya agar tidak menyebabkan penyebaran COVID-19. (BACA JUGA: Bungkam Lyon Lewat Drama Tos-tosan, PSG Rebut Treble Domestik)
"Lion Air Group tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)," ujarnya, Kamis (18/6/2020) lalu.
Prioritas pengaturan penumpang sesuai protokol kesehatan dengan konfigurasi tempat duduk dan pengaturan kursi penumpang. Pertama, baris kursi (row) bagian depan adalah penumpang grup dan penumpang yang memiliki uji kesehatan PCR/Swab COVID-19 dengan hasil negatif.
"Kedua, baris kursi berikutnya akan disesuaikan. Dengan demikian penumpang akan duduk di dekat jendela dan lorong," kata Danang.
Padahal sebelumnya di Jakarta, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, hal itu mengedepankan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. Serta upaya agar tidak menyebabkan penyebaran COVID-19. (BACA JUGA: Bungkam Lyon Lewat Drama Tos-tosan, PSG Rebut Treble Domestik)
"Lion Air Group tetap menerapkan semua ketentuan penerbangan yang berlaku selama masa waspada pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)," ujarnya, Kamis (18/6/2020) lalu.
Prioritas pengaturan penumpang sesuai protokol kesehatan dengan konfigurasi tempat duduk dan pengaturan kursi penumpang. Pertama, baris kursi (row) bagian depan adalah penumpang grup dan penumpang yang memiliki uji kesehatan PCR/Swab COVID-19 dengan hasil negatif.
"Kedua, baris kursi berikutnya akan disesuaikan. Dengan demikian penumpang akan duduk di dekat jendela dan lorong," kata Danang.
(vit)
Lihat Juga :