Tak Ada Jarak Aman Dalam Penerbangan Lion Air, Bisa Picu Klaster Baru COVID-19

Sabtu, 01 Agustus 2020 - 06:16 WIB
loading...
Tak Ada Jarak Aman Dalam...
Penerbangan Maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 554 dari Jakarta dengan tujuan Yogyakarta, pada Jumat (31/7/2020). (Foto/Inews TV/Andrew Chan)
A A A
YOGYAKARTA - Maskapai pesawat terbang di Indonesia diperkenankan hanya bisa membawa penumpang hingga 70 persen saja dari total kapasitasnya. Lalu bagaimana penerapan protokol kesehatan di dalam kabin pesawat.

Walaupun telah dikeluarkan aturan atau regulasi tentang penerapan pengaturan sistem jarak aman (physical distancing) di dalam pesawat selama penerbangan. Namun hal itu tidak berlaku bagi maskapai yang satu ini.

Seperti halnya di dalam pesawat milik Lion Air Group. Walaupun regulasi itu telah dikeluarkan, namun kelihatannya penerapan pengaturan sistem jarak aman (physical distancing) di dalam pesawat selama penerbangan tak berlaku.

Hal ini seperti yang terlihat dalam penerbangan Maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT 554 dari Jakarta dengan tujuan Yogyakarta, pada Jumat (31/7/2020). (BACA JUGA: 4 Jam Dikepung TNI-Polri, 4 Pasien COVID-19 Akhirnya Mau Dievakuasi)

Walaupun seluruh penumpang diberikan masker pelindung wajah dan penumpang wajib menggunakan masker mulut, namun penumpukan penumpang di dalam pesawat terlihat seperti halnya penerbangan pada umumnya sebelum ada pandemi. Dimana seluruh kursi terisi penuh. Tak ada terlihat sistem jarak aman di dalam pesawat selama penerbangan.

Seorang penumpang dari Jakarta dengan tujuan Yogyakarta, Dian mengaku khawatir dengan kondisi itu. Dian mengatakan, dengan kondisi penumpang yang full di dalam pesawat dikhawatirkan akan terjadi klaster baru penyebaran COVID-19 dalam penerbangan yang tidak memperhatikan sistem jarak aman (physical distancing) di dalam pesawat selama penerbangan. (BACA JUGA: Arab Saudi: Selain Bebas Covid-19, Seluruh Jamaah Haji Tak Sakit Apapun)

" Kalau setahu saya, selama pandemi ini, ada aturan baru yah, maskapai penerbangan mengatur sistem jarak aman setiap kali penerbangan. Tapi kali ini yang saya lihat berbeda. Seluruh kursi penuh (full) oleh penumpang. Yah bukan berarti penumpang sudah diberikan masker pelindung wajah, dan penumpang diwajibkan menggunakan masker hidung dan mulut, lalu sistem jarak aman (physical distancing) di dalam pesawat selama penerbangan tak berlaku. Ini bisa picu klaster baru loh," ungkap Dian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Ruang Erupsi,...
Gunung Ruang Erupsi, Ratusan Penumpang Lion Group di Bandara Babullah Ternate Telantar
Heboh! Klaster COVID-19...
Heboh! Klaster COVID-19 di Sekolah Ditemukan di Karangasem Bali
Khawatir Klaster Baru,...
Khawatir Klaster Baru, Dinkes Blitar Siapkan Tracing Peternak Ayam yang Bagi-bagi Telur
Naik Sepeda, Gubernur...
Naik Sepeda, Gubernur Ganjar Keliling Kampung Waspada Klaster Kurban
COVID-19 Menggila, Belum...
COVID-19 Menggila, Belum Usai Klaster Pabrik Miras, Muncul Klaster Pabrik Rokok
Klaster Pabrik Miras,...
Klaster Pabrik Miras, 13 Warga Desa Pandanlandung yang Positif COVID-19 Tersebar di 3 Dusun
USG-Politeknik Kirana...
USG-Politeknik Kirana Jalin MoU, Lulusan Bisa Langsung Kerja di Lion Air Group
Kemenhub Sanksi Tegas...
Kemenhub Sanksi Tegas Batik Air Usai Pilot Tertidur Pulas saat Terbang
Pesawat Lion Air Rute...
Pesawat Lion Air Rute Makassar-Surabaya Putar Balik Usai Mengudara 37 Menit, Ada Apa?
Rekomendasi
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
DBD Tak Lagi Penyakit...
DBD Tak Lagi Penyakit Musiman, Ahli Minta Pencegahan Dengue Sepanjang Tahun
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Infografis
RSDC Wisma Atlet Resmi...
RSDC Wisma Atlet Resmi Tak Lagi Rawat Pasien Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved