Kejati Dalami Penyebab Banjir Bandang Lutra, Sebut Ada Aktivitas Somel Kayu

Selasa, 28 Juli 2020 - 08:29 WIB
loading...
Kejati Dalami Penyebab...
Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) bersama relawan mengevakuasi jasad korban banjir bandang yang terjepit diantara pohon besar di Desa Radda, Kabupaten Luwu Utara, Sabtu (18/7). Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A A A
MAKASSAR - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel turut melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti banjir bandang yang menghantam wilayah Masamba, Luwu Timur, beberapa waktu yang lalu. Baca : Biaya Pembangunan Rutan Kejati Sulsel Capai Rp 1 Miliar

Kepala kejati Sulsel, Dr Firdaus Dewilmar, mengatakan, pasca kunjungannya ke Masamba, menyebut alih fungsi lahan hutan menjadi perkebunan sawit diduga kuat menjadi sebab utama banjir bandang.

"Saya kan sempat meninjau bersama Gubernur Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin serta Kapolda Sulsel. Nah indikasinya selain karena terjadi penyumbatan sungai, kita temukan juga ada perkebunan sawit besar-besaran, dan benar saja ada aktivitas somel di perbatasan Palopo-Luwu Utara," ungkapnya kepada SINDOnews.

Kata Dia, diduga kuat pembalakan hutan itu dilakukan oknum tidak bertanggung jawab untuk pengalihan hutan menjadi perkebunan sawit. "Kalau ada perkebunan sawit, berarti ada pengalihan hutan, makanya itu diperkuat dengan adanya temuan aktifitas somel di perbatasan antara Palopo-Luwu Utara," ujarnya.

Olehnya Firdaus mengatakan pihaknya juga akan turut andil dalam mendalami penyebab banjir Luwu Utara tersebut. "Kita juga sudah mulai Penyelidikan, tim akan terlibat mencari fakta-faktanya,"tukasnya. BacaJuga : Banjir Bandang di Lutra Tewaskan 38 Orang, 10 Orang Masih Hilang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Kaposwil Safrizal: 480...
Kaposwil Safrizal: 480 Lokasi Terdampak Lumpur Banjir di Aceh Sudah Dibersihkan
Ratusan Keluarga Korban...
Ratusan Keluarga Korban Banjir Bandang di Aceh dan Sumut Terima Bantuan Pangan
Satgas Rehab-Rekon Aceh...
Satgas Rehab-Rekon Aceh Ajak Warga Bersihkan Daerah Bencana lewat Padat Karya Tunai
Mendagri: 38 Daerah...
Mendagri: 38 Daerah Bangkit dari Bencana Sumatera, 11 Wilayah Masih Butuh Perhatian
Bantu Korban Bencana...
Bantu Korban Bencana Sumatera, Tokio Marine Group Donasikan USD50.000 kepada PMI
25.000 Paket Se’i...
25.000 Paket Se’i Ayam Disalurkan untuk Warga Pascabanjir di Aceh
Mensesneg Pastikan Dalami...
Mensesneg Pastikan Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal
Banjir Bandang Tapanuli...
Banjir Bandang Tapanuli Tengah, Kayu Gelondongan Menumpuk di Sungai
Rekomendasi
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Berita Terkini
Peringati Hari Anak...
Peringati Hari Anak Nasional 2026, 25 Unit Mobil Pintar Sebar Akses Pendidikan Inklusif dari Sabang sampai Merauke
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved