PJ Sekda Positif COVID-19, Ini Langkah Pemkab Rembang

Minggu, 26 Juli 2020 - 12:53 WIB
loading...
PJ Sekda Positif COVID-19,...
Bupati Rembang Abdul Hafidz. Foto/iNewsTV/Musyafa Musa
A A A
REMBANG - Bupati Rembang Abdul Hafidz mengaku rutin memantau kondisi Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang , Ahmad Muallif, yang menjalani perawatan di RSUD dr R Soetrasno, karena terpapar COVID-19 .

Abdul Hafidz menjelaskan, setiap hari dia menghubungi PJ Sekda melalui sambungan telepon. Menurut dia, sejauh ini keadaan Muallif cukup baik.

“Setiap hari atau setiap malam saya bicara langsung secara kedinasan. Informasi yang saya terima, baik-baik saja," kata Hafidz, Minggu (26/7/2020). (Baca juga: Jenazah Positif COVID-19 Diminta Paksa, Peti Dibuang ke Laut )

Bupati mengatakan, pegawai di jajaran Pemkab dengan kondisi rentan diarahkan untuk bekerja di rumah. Bagi yang tetap masuk kerja, diminta menghindari rapat tatap muka dalam tempat tertutup, disiplin memakai masker dan jaga jarak dengan sesama rekan kerja.

“Sudah ada surat edaran lagi per 24 Juli 2020, mencermati perkembangan penyebaran COVID-19. Mungkin sampai nanti pak PJ Sekda aktif lagi," kata dia. (Baca juga: Ketua DPRD Rembang Wafat, Hasil Swab Positif Corona )

Sementara ini, tugas-tugas PJ Sekda digantikan oleh Pelaksana Harian Sekda, Mustain, selaku Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (DPPKAD). Menurut Hafidz, status kejadian luar biasa (KLB) COVID-19 di Kabupaten Rembang belum akan dicabut.

“Kalau KLB itu kan untuk kerangka kebijakan ya. Soal pencabutan KLB gampang lah kalau itu, tapi belum untuk saat ini," kata dia.

Berdasarkan website Pemkab Rembang per Minggu (26/7/2020) pagi, jumlah warga yang terpapar COVID-19 totalnya 197 orang. Rinciannya, 122 sembuh dan 18 orang meninggal dunia, sedangkan 57 orang lainnya masih berstatus terpapar COVID-19.

Terkait banyaknya warga Kabupaten Rembang positif COVID-19, Hafidz menyebut tidak harus menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka yang tanpa gejala, bisa isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Sepanjang nggak ada keluhan, bisa di rumah. Sekarang masanya lebih pendek, 10 hari. Kalau nggak ada masalah, ya selesai," pungkas dia.

Pasca PJ Sekda positif COVID-19, sebanyak 36 orang menjalani tes swab, karena sempat bertemu dengan PJ Sekda, termasuk dalam kegiatan rapat. Mereka di luar keluarga PJ Sekda, hampir semua adalah pegawai di jajaran Pemkab Rembang.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemkab Rembang, Arif Dwi Sulistya, mengatakan, pada hari Senin besok akan menyusul 2 orang pegawai dites swab, sehingga totalnya mencapai 38 orang.

“Senin besok ada 2 orang pegawai Inspektorat menyusul dites swab, karena riwayat pernah kontak dengan pak PJ Sekda," kata Arif.

Sementara itu, Hartadi, seorang warga di Rembang mengapresiasi keterbukaan pihak Pemkab Rembang dalam penanganan COVID-19 di lingkungan Setda Rembang. Dengan cara seperti itu justru akan mempercepat langkah-langkah antisipasi, guna memutus mata rantai penyebaran.

“Beda kalau ditutupi apalagi dirahasiakan, yang pernah kontak erat jadi nggak tahu. Lagipula siapa pun bisa terkena COVID-19 kok, mau rakyat mau pejabat. Dengan keterbukaan yang disampaikan pihak Pemkab, sekaligus menjadi sarana edukasi buat masyarakat,“ pungkas dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rembang Gempar, COVID-19...
Rembang Gempar, COVID-19 Menggila Warga Ramai-ramai Antre Beli Obat
Masuk Pantai Pasir Putih...
Masuk Pantai Pasir Putih Kaliori Rembang, 7 Wisatawan Luar Kota Positif COVID-19
Bahasa Gaul Hiasi Rompi...
Bahasa Gaul Hiasi Rompi Polisi Rembang, untuk Apa?
Jenazah Positif COVID-19...
Jenazah Positif COVID-19 Diminta Paksa, Peti Dibuang ke Laut
Ketua DPRD Rembang Wafat,...
Ketua DPRD Rembang Wafat, Hasil Swab Positif Corona
Kasus Corona di Rembang...
Kasus Corona di Rembang Bertambah 2 Orang, Salah Satunya Anggota Polisi
Rekomendasi
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Berita Terkini
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved