Bahasa Gaul Hiasi Rompi Polisi Rembang, untuk Apa?
Selasa, 06 Oktober 2020 - 09:43 WIB
loading...
Rompi anggota Satlantas Polres Rembang ditempeli tulisan kampanye untuk mematuhi protokol kesehatan. Foto/iNews/Musyafa Musa
A
A
A
REMBANG - Para anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rembang , mempunyai cara unik untuk mengkampanyekan protokol kesehatan, supaya lebih mudah dipahami masyarakat. (Baca juga: Kades Nita Hamili Stafnya Sendiri, Warga Desa Marah )
Pada bagian punggung rompi anggota Satlantas Polres Rembang , yang umumnya hanya tertulis Polisi, kini ditambah dengan bordiran bertuliskan kalimat-kalimat yang menarik dan bernada santai, namun diharapkan hal itu justru lebih gampang diterima.
Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satlantas Polres Rembang , Aiptu Hartono mencontohkan kalimat "Jangan Corona Merasukimu, Cukup Aku yang di Hatimu", kemudian "Ingat, Covid Lebih Menyakitkan Daripada Mantan".
Ia mengakui kalimat-kalimat semacam itu memang spesial (segmen khusus) ditujukan kepada kaum millenial, sehingga mereka akan mudah meresapi, ketimbang memakai kalimat-kalimat resmi yang berbau formal.
(Baca juga: Dicerai Suami, Janda 3 Anak Hidupi Keluarga dengan Jualan Sabu )
"Hasil pantauan di lapangan, kaum millenial ini kan termasuk kelompok yang paling rentan mengabaikan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang. Makanya kita pakai kalimat-kalimat yang menarik, yang lucu-lucu, agar kaum millenial lebih patuh terhadap protokol kesehatan," ujarnya, Selasa (6/10/2020).
Hartono menambahkan dalam berbagai kegiatan di jalan, anggota Satlantas Polres Rembang , mengenakan rompi tersebut, sehingga akan mudah terbaca oleh pengguna jalan. Kampanye terus menerus dalam rangka mematuhi protokol kesehatan, baginya demi kebaikan bersama, untuk mempercepat penurunan angka penderita COVID-19 di Kabupaten Rembang .
Pada bagian punggung rompi anggota Satlantas Polres Rembang , yang umumnya hanya tertulis Polisi, kini ditambah dengan bordiran bertuliskan kalimat-kalimat yang menarik dan bernada santai, namun diharapkan hal itu justru lebih gampang diterima.
Kepala Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satlantas Polres Rembang , Aiptu Hartono mencontohkan kalimat "Jangan Corona Merasukimu, Cukup Aku yang di Hatimu", kemudian "Ingat, Covid Lebih Menyakitkan Daripada Mantan".
Ia mengakui kalimat-kalimat semacam itu memang spesial (segmen khusus) ditujukan kepada kaum millenial, sehingga mereka akan mudah meresapi, ketimbang memakai kalimat-kalimat resmi yang berbau formal.
(Baca juga: Dicerai Suami, Janda 3 Anak Hidupi Keluarga dengan Jualan Sabu )
"Hasil pantauan di lapangan, kaum millenial ini kan termasuk kelompok yang paling rentan mengabaikan protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19 seperti sekarang. Makanya kita pakai kalimat-kalimat yang menarik, yang lucu-lucu, agar kaum millenial lebih patuh terhadap protokol kesehatan," ujarnya, Selasa (6/10/2020).
Hartono menambahkan dalam berbagai kegiatan di jalan, anggota Satlantas Polres Rembang , mengenakan rompi tersebut, sehingga akan mudah terbaca oleh pengguna jalan. Kampanye terus menerus dalam rangka mematuhi protokol kesehatan, baginya demi kebaikan bersama, untuk mempercepat penurunan angka penderita COVID-19 di Kabupaten Rembang .
Lihat Juga :