Ketua DPRD Rembang Wafat, Hasil Swab Positif Corona
Senin, 13 Juli 2020 - 03:21 WIB
loading...
Peti jenazah Ketua DPRD Rembang Majid Kamil dimasukkan ke dalam mobil ambulans untuk dimakamkan di Desa Karangmangu,Rembang. Foto/Musyafa Musa
A
A
A
REMBANG - Ketua DPRD Rembang, Majid Kamil MZ, yang merupakan putra almarhum ulama kharismatik Maimoen Zubair wafat, Minggu (12/7/2020), sekira pukul 19.50 WIB.
Pria berusia 49 tahun yang biasa dipanggil Gus Kamil ini menghembuskan nafas terakhir, saat menjalani perawatan di ruang isolasi pasien COVID-19 di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Ia dirawat intensif sejak 6 Juli 2020, karena keluhan sesak nafas.
Dokter spesialis paru RSUD dr. R. Soetrasno Rembang yang menangani pasien, dr. Mulyadi Subarjo menjelaskan ketika dirawat Gus Kamil mendapatkan alat bantu pernafasan. Kondisinya semakin menurun mulai pukul 13.00 Wib, Minggu siang, hingga akhirnya pada Minggu malam meninggal dunia. (Baca juga: Dikabarkan Terpapar COVID-19, Jenazah Gus Kamil Langsung Dimakamkan )
"Saat beliau masuk kali pertama, mengalami sesak nafas berat, kami langsung lakukan penanganan lanjutan. Sempat kami bantu pakai ventilator, untuk mengatasi infeksi pada paru. Namun kondisi beliau terus menurun," ujarnya.
dr. Mulyadi menambahkan pihaknya melakukan tes swab 2 kali dan hasilnya positif COVID-19. Namun pasien juga mempunyai riwayat penyakit penyerta. "Keluhan yang paling dirasakan adalah sesak nafas. Kalau penyakit penyerta memang ada," kata dr. Mulyadi. (Baca juga: Gus Kamil Putra Mbah Moen Meninggal Dunia )
Dokter asli warga Desa Kabongan Kidul, Rembang ini mengajak masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Mulai cuci tangan, pakai masker dan tetap jaga jarak satu sama lain.
Selain itu, ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rembang membuat regulasi aturan yang dijalankan secara disiplin oleh masyarakat, guna membantu menekan penyebaran COVID-19.
Pria berusia 49 tahun yang biasa dipanggil Gus Kamil ini menghembuskan nafas terakhir, saat menjalani perawatan di ruang isolasi pasien COVID-19 di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Ia dirawat intensif sejak 6 Juli 2020, karena keluhan sesak nafas.
Dokter spesialis paru RSUD dr. R. Soetrasno Rembang yang menangani pasien, dr. Mulyadi Subarjo menjelaskan ketika dirawat Gus Kamil mendapatkan alat bantu pernafasan. Kondisinya semakin menurun mulai pukul 13.00 Wib, Minggu siang, hingga akhirnya pada Minggu malam meninggal dunia. (Baca juga: Dikabarkan Terpapar COVID-19, Jenazah Gus Kamil Langsung Dimakamkan )
"Saat beliau masuk kali pertama, mengalami sesak nafas berat, kami langsung lakukan penanganan lanjutan. Sempat kami bantu pakai ventilator, untuk mengatasi infeksi pada paru. Namun kondisi beliau terus menurun," ujarnya.
dr. Mulyadi menambahkan pihaknya melakukan tes swab 2 kali dan hasilnya positif COVID-19. Namun pasien juga mempunyai riwayat penyakit penyerta. "Keluhan yang paling dirasakan adalah sesak nafas. Kalau penyakit penyerta memang ada," kata dr. Mulyadi. (Baca juga: Gus Kamil Putra Mbah Moen Meninggal Dunia )
Dokter asli warga Desa Kabongan Kidul, Rembang ini mengajak masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Mulai cuci tangan, pakai masker dan tetap jaga jarak satu sama lain.
Selain itu, ia berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rembang membuat regulasi aturan yang dijalankan secara disiplin oleh masyarakat, guna membantu menekan penyebaran COVID-19.
Lihat Juga :