Pekan Depan, Kades yang Cium Pipi Mahasiswi Diperiksa Polisi
Minggu, 26 Juli 2020 - 11:24 WIB
loading...
Mahasiswa dari AMIWB saat melakukan aksi di DPRD Kabupaten Wajo menuntut pemecatan Kades Lempong yang diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi berinisial AP. Foto: Sindonews/Reza Pahlevi
A
A
A
WAJO - Penyidik Satreskrim Polres Wajo telah menjadwalkan pemanggilan terhadap Kepala Desa (Kades) Lempong, Abdul Karim, pelaku kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi KKP, dari perguruan negeri swasta di malassar, berinisial AP.
Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Muhammad Warpa mengatakan, penyelidikan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Abdul Karim, masih terus berlanjut di meja penyidik.
Baca Juga: Kepala Desa yang Cium Pipi Mahasiswi 3 Kali Terancam Dipecat
Setelah menghadirkan sejumlah saksi, kini pihak kepolisian akan segera memanggil pelaku dugaan pelecehan seksual, Abdul Karim, untuk diambil keterangannya di hadapan penyidik.
"Dari awal kami sudah tegaskan kasus ini akan ditangani secara profesional, insyaallah pekan depan kami akan segera memanggil Kades Lempong , Abdul Karim," jelasnya, Minggu (26/7/2020).
Namun sayangnya, Warpa kembali enggan membeberkan kapan jadwal tepat pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian.
Ia pun berjanji akan memberikan keterangan pers, atas hasil pemeriksaan penyidik. Sebab kasus ini, perkembangannya sangat ditunggu oleh masyarakat.
Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Muhammad Warpa mengatakan, penyelidikan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Abdul Karim, masih terus berlanjut di meja penyidik.
Baca Juga: Kepala Desa yang Cium Pipi Mahasiswi 3 Kali Terancam Dipecat
Setelah menghadirkan sejumlah saksi, kini pihak kepolisian akan segera memanggil pelaku dugaan pelecehan seksual, Abdul Karim, untuk diambil keterangannya di hadapan penyidik.
"Dari awal kami sudah tegaskan kasus ini akan ditangani secara profesional, insyaallah pekan depan kami akan segera memanggil Kades Lempong , Abdul Karim," jelasnya, Minggu (26/7/2020).
Namun sayangnya, Warpa kembali enggan membeberkan kapan jadwal tepat pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian.
Ia pun berjanji akan memberikan keterangan pers, atas hasil pemeriksaan penyidik. Sebab kasus ini, perkembangannya sangat ditunggu oleh masyarakat.
Lihat Juga :