Hadapi Bonus Demografi, Pengamat Ketenagakerjaan Minta Pemerintah Perluas Lapangan Kerja
Selasa, 02 Mei 2023 - 22:10 WIB
loading...
Pengamat Ketenagakerjaan UGM, Tadjudin Nur Effendi menyoroti tanggung jawab besar pemerintah dalam menghadapi bonus demografi hingga 2050. Foto ist
A
A
A
BOGOR - Pengamat Ketenagakerjaan UGM, Tadjudin Nur Effendi menyoroti tanggung jawab besar pemerintah dalam menghadapi bonus demografi hingga 2050. Sebab, angkatan kerja yang masuk ke fase kerja setiap tahun mencapai sekitar 2,5 juta orang.
“Maka perlu dipikirkan upaya untuk menciptakan lapangan kerja yang memadai serta mengatasi hambatan yang masih ada di sektor ketenagakerjaan,” kata Tadjudin dalam Dialog FMB9 yang mengangkat tema ‘UU Ciptaker Dorong Perlindungan Kerja Buruh’, Selasa (2/5/2023). Baca juga: MPR: Pemberdayaan Pemuda Penting Diwujudkan untuk Masa Depan Bangsa yang Lebih Baik
Menurut Tadjudin, tujuan utama UU Ciptaker adalah untuk mempermudah investasi untuk peluang kerja. Tadjudin optimistis, jika berjalan seperti yang diharapkan, maka pengangguran akan menurun dan tenaga kerja yang diserap akan lebih besar.
“Bahkan, bonus demografi itu bukan jadi beban, tetapi dapat menjadi pendorong untuk pertumbuhan ekonomi,” kayanya.
“Maka perlu dipikirkan upaya untuk menciptakan lapangan kerja yang memadai serta mengatasi hambatan yang masih ada di sektor ketenagakerjaan,” kata Tadjudin dalam Dialog FMB9 yang mengangkat tema ‘UU Ciptaker Dorong Perlindungan Kerja Buruh’, Selasa (2/5/2023). Baca juga: MPR: Pemberdayaan Pemuda Penting Diwujudkan untuk Masa Depan Bangsa yang Lebih Baik
Menurut Tadjudin, tujuan utama UU Ciptaker adalah untuk mempermudah investasi untuk peluang kerja. Tadjudin optimistis, jika berjalan seperti yang diharapkan, maka pengangguran akan menurun dan tenaga kerja yang diserap akan lebih besar.
“Bahkan, bonus demografi itu bukan jadi beban, tetapi dapat menjadi pendorong untuk pertumbuhan ekonomi,” kayanya.
Lihat Juga :