Aktivis Lingkungan Desak Pemkot Sorong Segera Tangani Banjir
Senin, 20 Juli 2020 - 17:59 WIB
loading...
Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Lingkungan di kota Sorong mendesak pemerintah kota Sorong agar segera tangani bajir. Foto SINDOnews
A
A
A
Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Lingkungan di kota Sorong mendesak pemerintah kota Sorong agar segera menyalurkan bantuan program tanggap darurat kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor.
Kordinator Non Litigasi PBHKP Sorong, mewakili tim Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Lingkungan, Jein R. A Wosiri mengatakan, penyaluran bantuan tersebut untuk memulihkan aktivits sosial, ekonomi dan kesehatan. (Baca: Banjir Bandang di Wajo Meluas, 50.287 Jiwa Krisis Makanan)
"Kami yang tergabung dalam tim Koalisi ini, minta pemerintah kota Sorong agar segera menyalurkan bantuan program tanggap darurat kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor. Hal ini semata-mata untuk memulihkan aktivits sosial, ekonomi dan kesehatan korban bencana," ujar Jein, sapaan akrab Jein R. A. Wosiri kepada SINDOnews di Sorong, Senin (20/7/2020).
Intensitas hujan tinggi, bencana banjir dan tanah longsor telah melanda kota Sorong, pada Kamis (16/7/2020) lalu, yang menelan korban 5 orang meninggal dan puluhan lain luka-luka. Menurut koalisi masyarakat sipil, pemerintah harus segera mengambil langkah untuk mencegah bencana selanjutnya.
"Pemerintah kota Sorong harus lebih serius menangani permasalahan ancaman banjir dengan mengembangkan kebijakan pembangunan kota secara berkelanjutan, mengupayakan tata ruang kota yang melindungi dan menghormati hak asasi manusia, keadilan dan kelestarian lingkungan, membangun sumber daya air secara memadai, melakukan tindakan pencegahan dan penegakan hukum terhadap individu atau badan hukum yang melakukan aktivitas perusakan lingkungan hidup," tegasnya.
Kordinator Non Litigasi PBHKP Sorong, mewakili tim Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Lingkungan, Jein R. A Wosiri mengatakan, penyaluran bantuan tersebut untuk memulihkan aktivits sosial, ekonomi dan kesehatan. (Baca: Banjir Bandang di Wajo Meluas, 50.287 Jiwa Krisis Makanan)
"Kami yang tergabung dalam tim Koalisi ini, minta pemerintah kota Sorong agar segera menyalurkan bantuan program tanggap darurat kepada warga terdampak banjir dan tanah longsor. Hal ini semata-mata untuk memulihkan aktivits sosial, ekonomi dan kesehatan korban bencana," ujar Jein, sapaan akrab Jein R. A. Wosiri kepada SINDOnews di Sorong, Senin (20/7/2020).
Intensitas hujan tinggi, bencana banjir dan tanah longsor telah melanda kota Sorong, pada Kamis (16/7/2020) lalu, yang menelan korban 5 orang meninggal dan puluhan lain luka-luka. Menurut koalisi masyarakat sipil, pemerintah harus segera mengambil langkah untuk mencegah bencana selanjutnya.
"Pemerintah kota Sorong harus lebih serius menangani permasalahan ancaman banjir dengan mengembangkan kebijakan pembangunan kota secara berkelanjutan, mengupayakan tata ruang kota yang melindungi dan menghormati hak asasi manusia, keadilan dan kelestarian lingkungan, membangun sumber daya air secara memadai, melakukan tindakan pencegahan dan penegakan hukum terhadap individu atau badan hukum yang melakukan aktivitas perusakan lingkungan hidup," tegasnya.
Lihat Juga :