Ungkap Dalang Pembunuhan Sadis Lansia di Banjar, Kapolda Kalsel Perintahkan Usut Tuntas
Sabtu, 01 April 2023 - 13:09 WIB
loading...
Petugas melakukan olah TKP pembunuhan sadis terhadap pria lansia, Sabriansyah (60) di kebun karet Desa Mengkauk, Pengaron, Banjar, Kalsel pada Rabu (29/3/2023). Foto/Ist
A
A
A
BANJAR - Pelaku pembunuhan sadis terhadap pria lanjut usia (lansia) Sabriansyah (60) di kebun karet Desa Mengkauk, Pengaron, Banjar, Kalsel pada Rabu (29/3/2023) terus diburu. Seorang pelaku bernama Aya telah berhasil ditangkap, dan sisanya masih diburu polisi.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian Djajadi memerintahkan Polres Banjar mengusut tuntas dalang pembunuhan sadis terhadap korban Sabriansyah.
Baca juga: Pembunuh Sadis Lansia di Banjar Ditangkap, Pelaku Lain Diburu
“Kami yakin pelaku tidak satu orang saja, karena dugaan kami masih ada dua pelaku lagi, dan sekarang masih dalam pencarian. Saya harap supaya bisa menyerahkan diri,” tegas Kapolda dikutip Sabtu (1/4/2023).
Dari hasil penyelidikan, lanjut Kapolda, para pelaku mengakui diperintah oleh seorang petinggi perusahaan tambang di sekitar lokasi.
“Kami akan panggil dari pihak mereka untuk dimintai keterangannya,” ungkap Kapolda Kalsel.
Kapolda Kalsel mengungkapkan, mengenai motif pembunuhan diduga lantaran warga Kecamatan Hatungun menutup Jalan Hauling. Karena, warga merasa berhak atas lahan yang digunakan sebagai jalan tambang tersebut.
Baca juga: Polisi Buru Pembunuh Lansia di Bandung, 8 Orang Saksi Diperiksa Intensif
“Nah para pelaku diduga diminta pimpinannya agar membuka portal itu dengan cara apapun,” imbuhnya.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian Djajadi memerintahkan Polres Banjar mengusut tuntas dalang pembunuhan sadis terhadap korban Sabriansyah.
Baca juga: Pembunuh Sadis Lansia di Banjar Ditangkap, Pelaku Lain Diburu
“Kami yakin pelaku tidak satu orang saja, karena dugaan kami masih ada dua pelaku lagi, dan sekarang masih dalam pencarian. Saya harap supaya bisa menyerahkan diri,” tegas Kapolda dikutip Sabtu (1/4/2023).
Dari hasil penyelidikan, lanjut Kapolda, para pelaku mengakui diperintah oleh seorang petinggi perusahaan tambang di sekitar lokasi.
“Kami akan panggil dari pihak mereka untuk dimintai keterangannya,” ungkap Kapolda Kalsel.
Kapolda Kalsel mengungkapkan, mengenai motif pembunuhan diduga lantaran warga Kecamatan Hatungun menutup Jalan Hauling. Karena, warga merasa berhak atas lahan yang digunakan sebagai jalan tambang tersebut.
Baca juga: Polisi Buru Pembunuh Lansia di Bandung, 8 Orang Saksi Diperiksa Intensif
“Nah para pelaku diduga diminta pimpinannya agar membuka portal itu dengan cara apapun,” imbuhnya.
Lihat Juga :