Keseriusan Pemerintah Jaga Cagar Budaya Dipertanyakan
Minggu, 19 Juli 2020 - 13:20 WIB
loading...
Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) mempertanyakan keseriusan pemerintah menjaga cagar budaya seluruh keraton yang ada di Tanah Air. (Foto/Dok)
A
A
A
SOLO - Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) mempertanyakan keseriusan pemerintah menjaga cagar budaya seluruh keraton yang ada di Tanah Air.
Minimnya anggaran yang disediakan, dikhawatirkan membuat pelestarian budaya dan adat istiadat tidak maksimal.
Ketua Harian MAKN KPH Eddy Wirabumi mengemukakan, pihaknya telah bertemu dengan DPR melalui rapat dengar pendapat guna membicarakan terkait berbagai persoalan yang dialami keraton. (BACA JUGA: 31 Titik Kawasan Khusus Pesepeda di Jakarta Hari Minggu, Ini Lokasinya)
“Secara lugas tegas dan jelas, kami menyampaikan bahwa terdapat 53 kerajaaan yang tergabung dalam MAKN yang ingin menjaga bangsa melalui budaya luhur,” kata Eddy Wirabumi, Minggu (19/7/2020).
Keraton merupakan pelaku langsung dalam menjaga cagar budaya, termasuk juga melestarikan adat budayanya. Jangan sampai cagar budaya yang telah ditetapkan pemerintah, tapi tidak terjaga terjaga kelestariannya. “Dari sisi keberpihakan anggaran, kebudayaan di Indonesia hanya diberi alokasi sekitar Rp1,9 triliun dalam satu tahun,” urainya.
Minimnya anggaran yang disediakan, dikhawatirkan membuat pelestarian budaya dan adat istiadat tidak maksimal.
Ketua Harian MAKN KPH Eddy Wirabumi mengemukakan, pihaknya telah bertemu dengan DPR melalui rapat dengar pendapat guna membicarakan terkait berbagai persoalan yang dialami keraton. (BACA JUGA: 31 Titik Kawasan Khusus Pesepeda di Jakarta Hari Minggu, Ini Lokasinya)
“Secara lugas tegas dan jelas, kami menyampaikan bahwa terdapat 53 kerajaaan yang tergabung dalam MAKN yang ingin menjaga bangsa melalui budaya luhur,” kata Eddy Wirabumi, Minggu (19/7/2020).
Keraton merupakan pelaku langsung dalam menjaga cagar budaya, termasuk juga melestarikan adat budayanya. Jangan sampai cagar budaya yang telah ditetapkan pemerintah, tapi tidak terjaga terjaga kelestariannya. “Dari sisi keberpihakan anggaran, kebudayaan di Indonesia hanya diberi alokasi sekitar Rp1,9 triliun dalam satu tahun,” urainya.
Lihat Juga :