Jenazah ABK Meninggal di Freezer Kapal Dimakamkan, Sang Ibu Pingsan

Sabtu, 18 Juli 2020 - 15:41 WIB
loading...
Jenazah ABK Meninggal...
Jenazah ABK yang meninggal di kapal tiba di rumah duka untuk dimakamkan.Foto/Enrico Ngantung
A A A
PESISIR BARAT - Jenazah Hasan Afriadi, anak buah kapal (ABK) yang ditemukan meninggal di dalam freezer kapal Lu Huang Yuan Yu 118 berbendera China 20 Juni lalu, tiba di rumah duka di Pekon (Desa) Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, JUmat (17/7/2020) malam.

Isak tangis keluarga tak terbendung saat jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) ABK ini tiba di Cargo Bandara Raden Inten 2 Lampung dari Batam dengan menggunakan pesawat Lion Air JT173 sekira pukul 14.00 WIB.

Ibunda almarhum sempat pingsan berulang kali karena tak kuasa menahan kesedihan yang amat mendalam, mendapati anak kesayangannya yang pergi berpamitan kerja, pulang dalam keadaan tak bernyawa.

(Baca juga: Banjir 7,9 Meter Rendam Pemukiman Warga di Wajo Sulsel, Ribuan Orang Mengungsi )

Sampai saat ini kematian Hasan Afriadi masih belum jelas karna hasil otopsi belum diketahui. Keluarga menerima bila kematian saudara tercintanya ini dikarenakan suatu penyakit. Namun, jika ada indikasi lain yang menyebabkan korban meninggal, keluarga meminta pihak kepolisian mengusut tuntas.

"Jadi kalau memang anak kami ini meninggal karna wajar dalam artian sakit, kami menerima. Tapi kalau memang ada indikasi lain, seperti apa yang di sampaikan BP2MI hasil otopsi belum bisa di baca sampai jenazah sampai ke kami. Kami selaku pihak keluarga meminta kepada pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas," ungkap Hamdan, keluarga Hasan Afriadi.

Jenazah disalatkan terlebih dahulu sebelum di antar menuju tempat pemakaman terakhir. Ibunda almarhum tak henti-hentinya meneteskan air mata saat mengiringi pemakaman anak tercintanya.

(Baca juga: Enam Nelayan Terdampar di Thailand Akhirnya Tiba di Aceh )

Tak sedikit warga yang ikut mengiringi pemakaman. Almarhum yang merupakan anak pertama dari lima bersaudara ini semasa hidupnya dikenal memiliki pribadi yang baik dan santun.

Kepala UPT BP2MI Provinsi Lampung, Ahmad Salabi, beserta Pemerintah Daerah Setempat dan Stakeholder terkait, turut serta menerima dan menyerahterimakan jenazah kepada keluarga.

Kepala UPT BP2MI Provinsi Lampung Ahmad Salabi mengatakan hasil Otopsi masih berada di Laboratorium Forensik Polda Kepri, dan sampai saat ini Polda Kepri masih memproses kasus ini. Untuk dugaan bahwa Almarhum ini di bunuh, bukan ranah kami untuk menyampaikannya.

"Pihak Polda Kepri sampai hari ini masih memproses kasus ini, dan pihak dari kapal tersebut sudah di amankan oleh pihak Polda. Jadi, kalau dugaan itu bukan kewenangan kami karna sampai hari ini pun hasil otopsi tersebut masih di pihak laboratorium. Kalaupun hasil tersebut ada, bukan kewenangan kami untuk menyampaikan informasi. Yang berhak menyampaikan paling tidak dari pihak Kepolisian atau pihak Forensik," terangnya.

Sementara itu, Bupati Pesisir Barat menegaskan proses hukum sudah diserahkan ke Polda, apabila terindikasi pembunuhan harus dipidanakan.

"Proses hukum sudah diserahkan Ke Polda Kepri. Bukan indikasi pidana tapi pidana, apa saja alasannya kalau menghilangkan nyawa orang lain baik lalai maupun sengaja itu pasti dipidana," katanya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Kepri Lengkapi...
Polda Kepri Lengkapi Berkas TPPO 2 ABK Kapal China
2 Pria Ini Selundupkan...
2 Pria Ini Selundupkan 3 Jenazah WNI dari Kapal Ikan China
Jemput Jenazah, Paman...
Jemput Jenazah, Paman ABK Korban Meninggal di Kapal Ikan China Datang Ke Batam
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Mandor Kapal China Pembunuh ABK dalam Frezer
Jenazah WNI Dalam Frezer...
Jenazah WNI Dalam Frezer di Kapal China Ternyata Tewas Dianiaya
Kapal China Simpan Jenazah...
Kapal China Simpan Jenazah Seorang WNI di dalam Frezer
Serikat Buruh Demo Kedubes...
Serikat Buruh Demo Kedubes China, Desak Buka Hasil Investigasi Kasus ABK Indonesia
Ratusan ABK WNI Dipulangkan...
Ratusan ABK WNI Dipulangkan dari China
LPSK Dorong Polisi Selidiki...
LPSK Dorong Polisi Selidiki TPPO terhadap 155 WNI Awak Kapal China
Rekomendasi
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Berita Terkini
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved