Edan! 52 Siswa SMP Nekad Lukai Lengan Sendiri
Minggu, 12 Maret 2023 - 13:18 WIB
loading...
Kapolres Bengkulu Utara, Polda Bengkulu, AKBP Andy Pramudya Wardana mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan mereka melukai tangan. (Ist)
A
A
A
BENGKULU UTARA - Sebanyak 52 siswa dan siswi di salah satu SMP di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, nekad melukai lengan sendiri. Perbuatan itu kompak dilakukan pelajar dari semua kelas di sekolah tersebut.
Namun, puluhan siswa itu tidak menggunakan benda tajam dalam menggores lengan. Hal itu mereka lakukan lantaran pengaruh dari media sosial serta ingin mengikuti trend media sosial melalui platform TikTok.
Perbuatan yang tidak patut ditiru ini dilakukan puluhan siswa lantaran mereka ingin mencari jati diri. Di mana aksi mereka pun langsung disikapi aparat kepolisian dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara.
Kapolres Bengkulu Utara, Polda Bengkulu, AKBP Andy Pramudya Wardana mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan mereka melukai tangan. Seperti, ingin mencari jati diri yang terinspirasi dari media sosial dan faktor di keluarga siswa.
"Mereka ingin mencari jati diri sehingga meniru apa yang dilihat di media sosial, lalu perbuatan ini juga ada faktor dimarahi orang tua di rumah," kata Andy, Minggu (12/3/2023).
Namun, puluhan siswa itu tidak menggunakan benda tajam dalam menggores lengan. Hal itu mereka lakukan lantaran pengaruh dari media sosial serta ingin mengikuti trend media sosial melalui platform TikTok.
Perbuatan yang tidak patut ditiru ini dilakukan puluhan siswa lantaran mereka ingin mencari jati diri. Di mana aksi mereka pun langsung disikapi aparat kepolisian dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu Utara.
Kapolres Bengkulu Utara, Polda Bengkulu, AKBP Andy Pramudya Wardana mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan mereka melukai tangan. Seperti, ingin mencari jati diri yang terinspirasi dari media sosial dan faktor di keluarga siswa.
"Mereka ingin mencari jati diri sehingga meniru apa yang dilihat di media sosial, lalu perbuatan ini juga ada faktor dimarahi orang tua di rumah," kata Andy, Minggu (12/3/2023).
Lihat Juga :