Sidang Pendeta Cabul, Istri Terdakwa Tak Hadir Jadi Saksi Karena Sakit

Jum'at, 17 Juli 2020 - 03:18 WIB
loading...
Sidang Pendeta Cabul,...
Bethania, juru bicara korban. Foto/INEWSTv/Hari Tambayong
A A A
SURABAYA - Sidang lanjutan perkara pendeta cabul terhadap jemaatnya dengan terdakwa pendeta Hanny Layantara kembali digelar Pengadilan Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/7/2020) siang.

Sidang kali ini mengendakan mendengarkan keterangan tiga saksi, yaitu pembantu rumah tangga, pekerja gereja, dan AN, istri terdakwa. Namun dalam sidang, satu saksi, AN, istri terdakwa tidak hadir. (BACA JUGA: Kasus Oknum Pendeta Cabul, Lembaga Pemerhati Anak: Terdakwa Harus Dihukum Maksimal )

Meski satu saksi tak hadir, sidang perkara pencabulan dengan terdakwa Hanny Layantara terus berlanjut. Namun sidang yang digelar di Ruang Cakra PN Surabaya itu berlangsung tertutup. (BACA JUGA: Kasus Pendeta Cabuli Bocah, Komnas PA Minta Dihukum Kebiri )

Bethania, juru bicara korban, tiga orang saksi itu diduga yang mengetahui terdakwa dan korban berada di lantai empat gereja. Keterangan para saksi tersebut nanti akan dikonfrontir dengan keterangan terdakwa. "Istri terdakwa AN tidak hadir dikarenakan kurang sehat," kata Bethania.

Bethania mengemukakan, korban IW kerap dipanggil ke lantai 4 gereja untuk menemui terdakwa Hanny Layantara. Di lantai 4 itu, korban harus melaksanakan "tugas". "Istri korban tau kalau korban sering diperintah ke lantai empat. Begitu juga dua saksi yang dihadirkan di persidangan ini. Kalau sudah dipanggil ke lantai empat, korban tau, harus melaksanakan "tugas"," ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Pendiri Ponpes Ndolo...
Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati Ditangkap di Wonogiri!
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
ESQ Raih Penghargaan...
ESQ Raih Penghargaan atas Inovasi Pemetaan Talenta ASN Terbanyak dan Termodern Berbasis AI di Jawa Timur
2 Dosen di Jawa Timur...
2 Dosen di Jawa Timur Ajari Ibu Rumah Tangga di Dukuh Setro Buat Minuman Herbal
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
Rekomendasi
Dukung Sekolah Rakyat,...
Dukung Sekolah Rakyat, SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan di 4 Provinsi
Baim Wong dan Paula...
Baim Wong dan Paula Verhoeven Kompak Hadiri Wisuda TK Kiano
bank bjb Perkuat Literasi...
bank bjb Perkuat Literasi Keuangan dan Kewirausahaan bagi Calon Pensiunan Kementerian Agama
Berita Terkini
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Rakernas XVIII APEKSI...
Rakernas XVIII APEKSI Hasilkan 10 Rekomendasi untuk Perkuat Pembangunan Perkotaan
Infografis
Negara-negara Arab Dikecam...
Negara-negara Arab Dikecam karena Tak Berani Melawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved