Dukungan Program Pemerintah Terkait Jembatan, Berlanjut
Selasa, 28 Februari 2023 - 14:20 WIB
loading...
Memasuki 2023, Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR mendorong peningkatan konektivitas wilayah melalui pekerjaan jembatan yang mendapat perhatian khusus dari Presiden RI maupun Menteri PUPR.
A
A
A
JAKARTA - Memasuki tahun 2023, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumaha Rakyat (PUPR) terus mendorong peningkatan konektivitas wilayah termasuk melalui pekerjaan jembatan yang mendapat perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia maupun Menteri PUPR.
Tipe jembatan yang dikerjakan bervariasi, seperti jembatan biasa atau khusus untuk kendaraan roda empat atau lebih hingga jembatan gantung penghubung masyarakat antar desa.
Direktur Pembangunan Jembatan Yudha Handita Pandjiriawan mengatakan jembatan merupakan modal penting konektivitas dan bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi kawasan di lokasi jembatan tersebut berada. “Kita tidak membangun saja tetapi (jembatan) harus mempunyai nilai lebih yaitu pertumbuhan ekonomi,” ujarnya pada Selasa (21/2/2023).
Kementerian PUPR saat ini mengalokasikan dana sebesar Rp4,63 triliun sebagai pagu penanganan jembatan. Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai pekerjaan, seperti melanjutkan pekerjaan jembatan dari tahun sebelumnya, pembangunan dan duplikasi, pembangunan flyover, penggantian, preservasi, hingga pekerjaan jembatan gantung.
Yudha mengatakan, banyak daerah di Indonesia membutuhkan infrastruktur jembatan namun kerap terkendala oleh keterbatasan dana. Maka dari itu Presiden Joko Widodo menginstruksikan Kementerian PUPR untuk membantu peningkatan konektivitas kawasan pedesaan dengan membangun jembatan gantung. “Membangun jembatan gantung sejatinya bukan tugas Bina Marga,” tutur Yudha.
Tipe jembatan yang dikerjakan bervariasi, seperti jembatan biasa atau khusus untuk kendaraan roda empat atau lebih hingga jembatan gantung penghubung masyarakat antar desa.
Direktur Pembangunan Jembatan Yudha Handita Pandjiriawan mengatakan jembatan merupakan modal penting konektivitas dan bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi kawasan di lokasi jembatan tersebut berada. “Kita tidak membangun saja tetapi (jembatan) harus mempunyai nilai lebih yaitu pertumbuhan ekonomi,” ujarnya pada Selasa (21/2/2023).
Kementerian PUPR saat ini mengalokasikan dana sebesar Rp4,63 triliun sebagai pagu penanganan jembatan. Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai pekerjaan, seperti melanjutkan pekerjaan jembatan dari tahun sebelumnya, pembangunan dan duplikasi, pembangunan flyover, penggantian, preservasi, hingga pekerjaan jembatan gantung.
Yudha mengatakan, banyak daerah di Indonesia membutuhkan infrastruktur jembatan namun kerap terkendala oleh keterbatasan dana. Maka dari itu Presiden Joko Widodo menginstruksikan Kementerian PUPR untuk membantu peningkatan konektivitas kawasan pedesaan dengan membangun jembatan gantung. “Membangun jembatan gantung sejatinya bukan tugas Bina Marga,” tutur Yudha.
Lihat Juga :